MALANG KOTA - Jadwal penyaluran seragam gratis molor. Sebelumnya dijadwalkan tuntas pada akhir bulan Juli. Karena keterlambatan produksi, pembagian seragam diprediksi tuntas pada akhir Agustus mendatang.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang Suwarjana menuturkan, keterlambatan distribusi itu terjadi karena pihaknya masih menunggu pengiriman dari pihak rekanan. Dalam prosesnya, pemasangan atribut seperti badge lebih lama dari perkiraan awal. ”Saya sudah minta dipercepat, tapi ternyata pemasangan atributnya yang lama. Saat ini penyaluran baru sekitar 10 persen,” ujarnya.
Jika dikonversi ke angka, sudah ada sekitar 1.300 pelajar yang telah mendapatkan seragam gratis (selengkapnya baca grafis). Dalam distribusi seragam gratis, Jana memastikan bahwa pihaknya tidak ingin diberikan setengah-setengah.
Jika diberikan hanya potongan kain saja, itu akan membebani orang tua. Sebab mereka bakal menanggung biaya jahit. Perlu diketahui, pemkot hanya memberikan kain dan kelengkapan atribut.
Untuk jahit, diserahkan kepada masing-masing wali murid. Tidak ada bantuan biaya jahit karena belum ada dasar hukumnya. ”Saya minta yang dibagi itu sudah harus lengkap, orang tua tidak beli-beli lagi. Sehingga sementara kami menunggu atribut dulu, baru setelah itu akan dibagikan kepada pelajar,” papar Jana.
Dia menerangkan, perkiraan realistis penyalurannya selesai pada bulan Agustus. Disdikbud mengupayakan pembagian sudah 100 persen pada pertengahan bulan. Jika tidak memungkinkan, paling lambat pada akhir Agustus.
Sebelum penyaluran selesai, disdikbud telah mengimbau seluruh sekolah tidak mewajibkan pelajar menggunakan seragam baru. Untuk itu, orang tua tidak perlu panik. Sebab, siswa masih bisa menggunakan seragam dari jenjang pendidikan sebelumnya. ”Kami minta orang tua jangan panik untuk membeli seragam baru, siswa masih diperbolehkan menggunakan seragam lama. Kalau memang pakaian bebas tidak masalah, yang penting rapi,” tambah Jana.
Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Malang Suryadi menyayangkan adanya keterlambatan pembagian seragam gratis itu. Dia meminta pemkot agar lebih tegas kepada rekanan untuk mempercepat proses produksi. ”Pasti sudah ada targetnya dari dinas. Seharusnya mereka mengejar itu. Anak-anak sudah masuk tetapi ada yang belum memakai seragam baru, jadi kasihan,” ujarnya. Suryadi meminta seluruh pembagian seragam gratis tuntas pada bulan Agustus.(adk/by)
Editor : A. Nugroho