Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Naik Macito: Keliling Malang dan Dapat Cerita Bersejarah! Mahasiswa Surabaya Ini Gak Nyangka Semuanya Gratis

A. Nugroho • Jumat, 1 Agustus 2025 | 18:22 WIB
ESTETIK: Bus Macito menjadikan pengalaman mahasiswa luar daerah sangat berkesan tentang cerita cerita sejarah kota Malang
ESTETIK: Bus Macito menjadikan pengalaman mahasiswa luar daerah sangat berkesan tentang cerita cerita sejarah kota Malang

RADAR MALANG - Bus wisata berwarna cerah itu melaju pelan di tengah kota. Di dalamnya, dua mahasiswa asal Surabaya duduk antusias menyimak penjelasan tour guide, sembari sesekali mengarahkan pandangan ke luar jendela. Hari itu, Rosi dan Abel, mahasiswa dari salah satu universitas ternama di Surabaya yang sedang menikmati pengalaman pertamanya naik Bus Macito (Malang City Tour).

 

Keduanya memang sengaja datang ke Malang untuk liburan singkat. Setelah melihat Macito berseliweran di tiktok, rasa penasaran pun muncul. Kebetulan hari itu mereka ada waktu luang, dan langsung memutuskan untuk mencobanya.

“Tahu dari TikTok sih awalnya. Terus pas ke Malang, langsung pengen coba. Dan ternyata beneran gratis, nggak ada tarif sama sekali,” ujar Rosi.

 

Bus Macito memang sedang naik daun. Tidak hanya karena tampilannya yang mencolok, tetapi juga karena konsep wisatanya yang edukatif sekaligus menyenangkan. Selama perjalanan, penumpang tidak hanya diajak berkeliling, tapi juga mendapat penjelasan sejarah dari tour guide tentang gedung tua, jalur legendaris, hingga ikon-ikon kota yang sering dilewati begitu saja tanpa disadari maknanya.

“Yang bikin berkesan tuh, kita jadi tahu sejarah bangunan-bangunan tua yang biasanya cuma dilewatin aja. Ternyata ada cerita di baliknya, dan itu menarik banget,” ujar Abel.

 

Salah satu momen favorit mereka adalah ketika bus melintas di depan Balai Kota Malang (Alun-Alun Tugu), kawasan yang dikenal dengan view-nya yang cantik dan penuh nuansa sejarah. Bagi Rosi dan Abel, suasana tersebut terasa berbeda dari biasanya karena kali ini, mereka tahu kisah di balik tiap bangunan yang dilewati.

“Paling suka sih pas lewat Balai Kota, sama Alun-Alun Tugu. View-nya bagus banget sih. Apalagi sambil dengerin cerita sejarahnya,” kata Rosi.

 

Yang menarik, meski di Surabaya juga ada bus wisata serupa, mereka mengaku belum pernah mencobanya. Justru baru di Malang ini mereka benar-benar menikmati pengalaman city tour yang edukatif.

“Di Surabaya juga ada sih bus kayak gini, tapi belum pernah naik. Malah nyobanya yang di Malang duluan,” tutur Abel sambil tertawa.

 

Tak hanya puas dengan pengalamannya sendiri, Rosi juga berencana merekomendasikan Macito ke teman-temannya. Meski, dia mengakui ada beberapa teman yang agak sulit izin bepergian.

“Ada sih mas, pengen rekomendasiin juga ke teman. Cuma ya itu, banyak teman saya yang strict parents,” katanya.

 

Bus Macito terus beroperasi setiap hari dengan jadwal tertentu, membawa penumpangnya menyusuri wajah klasik dan modern Kota Malang. Suasana adem, cerita bersejarah, dan kenyamanan fasilitas membuatnya jadi salah satu pengalaman liburan yang berkesan, apalagi gratis.

 

Untuk mahasiswa yang sedang cari liburan singkat, murah, dan bermakna, naik Macito bisa jadi pilihan pas. Siapa sangka, dari hanya sekadar iseng naik bus, bisa pulang dengan pengetahuan baru soal sejarah kota. (bal)

Editor : A. Nugroho
#Malang City Tour (Macito) #keliling kota #cerita sejarah #mahasiswa #malang #pengalaman