MALANG KOTA - Parkir liar yang marak terjadi di sepanjang Jalan Veteran menjadi sorotan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang di tengah pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Brawijaya (UB). Ada 10 personel Dishub yang siagakan di lapangan untuk menghalau pelaku parkir liar di sana.
Itu dilakukan untuk mencegah terjadinya kemacetan parah di sepanjang Jalan Veteran dan sekitarnya. Terutama saat penjemputan mahasiswa baru (maba) pukul 14.30-17.30. Kepala Dishub Kota Malang Widjaja Saleh Putra mengatakan area yang disterilkan yakni gerbang masuk UB di Jalan Veteran dekat simpang empat ITN.
Selain itu, sisi utara Jalan Veteran depan SMKN 2 Kota Malang sampai simpang empat ITN juga turut disterilkan dari parkir liar. Penjemput yang menggunakan roda dua diimbau berkumpul di Jalan Veteran sisi utara. Tepatnya di depan gerbang masuk Jalan Veteran sampai gerbang masuk BNI 46. Titik kedua di area dalam gerbang masuk Jalan Panjaitan.
Sementara itu, kendaraan roda empat diarahkan parkir penjemputan di Jalan Veteran sisi utara. Tepatnya di gerbang UB BNI 46 ke timur. Titik kedua di Jalan Veteran sisi selatan di depan SMKN 2 Kota Malang ke arah timur. “Jalur putar balik Jalan Veteran di depan Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang kami tutup,” pungkasnya.
Berdasarkan pantauan wartawan koran ini, Jalan Veteran dan sekitarnya sudah mulai padat sejak pukul 03.30. Itu lantaran banyak maba yang mulai berangkat menuju kampus. Sebagian besar dari mereka menggunakan ojek online. Sebab, kampus memberikan kebijakan melarang penggunaan kendaraan pribadi. Beberapa juga ada yang berjalan kaki.
Kondisi itu bakal berlangsung hingga hari ini (13/8). Kemacetan terjadi sepanjang 500 meter dari kampus UB. Itu terjadi hingga pukul 05.00. Termasuk turut terimbas yakni Jalan Soekarno-Hatta, Jalan MT Haryono, dan Jalan Mayjend Panjaitan. Sementara itu, Rektor UB Prof Widodo SSi MSi PhD MedSc mengaku hanya 35 persen maba yang mengikuti PKKMB.
Itu sengaja dilakukan untuk meminimalisasi dampak kemacetan yang terjadi akibat kegiatan itu. Tahun ini Ub menerima sebanyak 17.133 maba. Artinya hanya 6.000 maba saja yang mengikuti PKKMB. “Keputusan itu diambil berdasar keluhan masyarakat dari tahun ke tahun terkait kemacetan di sekitar UB saat PKKMB,” ujarnya. (aff/dre)
Editor : A. Nugroho