RADAR MALANG – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kota Malang menyiapkan rangkaian kegiatan meriah yang melibatkan partisipasi warga dari seluruh penjuru kota. Mulai dari lomba bernuansa kearifan lokal hingga pawai kemerdekaan, semua kegiatan ini diharapkan menjadi ajang memperkuat persatuan dan menyalakan kembali semangat nasionalisme.
Mengusung semangat “Malang Mbois dan Berkelas”, perayaan tahun ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga wadah untuk menjaga kondusivitas, mempererat kebersamaan, serta mengisi kemerdekaan dengan karya nyata. Pemkot Malang pun mengajak seluruh masyarakat untuk ikut serta dan memeriahkan peringatan ini dengan penuh antusias.
Salah satu acara unggulan adalah Lomba Kampung Berkelas yang berlangsung sepanjang Agustus 2025. Lomba ini mendorong partisipasi aktif warga di setiap wilayah, dengan penilaian terbagi menjadi dua kategori:
- Fisik: kampung berhias, gapura insidental, dan pemasangan penjor.
- Nonfisik: penyelenggaraan lomba-lomba tradisional yang melibatkan masyarakat setempat.
Selain itu, Lomba Permainan Tradisional Antarperangkat Daerah akan digelar pada 20–21 Agustus 2025 di lingkungan Balai Kota Malang. Berbagai permainan rakyat seperti tarik tambang, balap karung, hingga gobak sodor akan memeriahkan suasana sekaligus mempererat silaturahmi antarinstansi.
Keseruan berlanjut pada 22 Agustus 2025 melalui Lomba STMJ (Senam Tahes Mbois Jumat) yang mengangkat tema kemerdekaan. Kelompok senam dari berbagai wilayah akan unjuk kekompakan dan kreativitas di halaman Balai Kota Malang.
Puncak semarak perayaan akan ditutup dengan Pawai Kemerdekaan yang dilaksanakan di masing-masing wilayah Kota Malang pada akhir Agustus. Dalam pawai ini, Wali Kota Malang bersama jajaran akan melakukan peninjauan sekaligus penilaian terhadap kreativitas dan kekompakan peserta.
Wali Kota Malang mengajak seluruh warga untuk merayakan momen bersejarah ini dengan penuh semangat namun tetap tertib.
“Mari kita rayakan kemerdekaan ini dengan semangat kebersamaan, tetap menjaga kondusivitas, dan mengisi kemerdekaan dengan karya terbaik demi Malang yang semakin maju,” ujarnya.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Pemkot Malang berharap perayaan HUT ke-80 RI menjadi lebih dari sekadar seremonial, tetapi juga momentum untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, memperkuat solidaritas, serta menghidupkan kembali nilai-nilai gotong royong.
Informasi detail mengenai jadwal dan teknis kegiatan dapat diakses melalui kanal resmi media sosial Pemerintah Kota Malang. Seluruh acara terbuka untuk umum dan menjadi ajang ekspresi kreativitas masyarakat Malang di bulan kemerdekaan. (id)
Editor : A. Nugroho