Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Bendera Merah Putih Raksasa Sepanjang 80 Meter Dibentangkan di Kelurahan Bumiayu

Mahmudan • Senin, 18 Agustus 2025 | 17:09 WIB
JIWA NASIONALISME: Personel linmas bersama warga membentangkan bendera merah putih di Jalan Rajasa, Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang kemarin (18/7). Bendera raksasa berukuran panjang 80 m
JIWA NASIONALISME: Personel linmas bersama warga membentangkan bendera merah putih di Jalan Rajasa, Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang kemarin (18/7). Bendera raksasa berukuran panjang 80 m

MALANG KOTA – Nasionalisme diekspresikan dalam berbagai cara. Salah satunya dengan membentangkan bendera merah putih berukuran raksasa. Itulah yang dilakukan warga Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang dalam momen perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 RI.

Sebelum dibentangkan, bendera berukuran lebar 3 meter dan panjang 80 meter itu diarak keliling dari kantor Kelurahan Bumiayu menuju simpang empat Jalan Rajasa. Jaraknya sepanjang 2 kilometer.

Menjelang detik-detik pembacaan teks proklamasi pukul 10.00, bendera tersebut dibentangkan oleh puluhan orang. Pengendara yang melintasi kawasan tersebut berhenti sembari memberi hormat.

Komandan Peleton (Danton) Linmas Kelurahan Bumiayu Miswadi memaparkan, panjang bendera dibuat 80 meter, menyesuaikan umur Indonesia. Aktivitas membentangkan bendera raksasa berlangsung setiap tahun. "Mulai 2023 lalu, panjang bendera sekitar 78 meter, kemudian 2024 menjadi 79 meter. Kami tambah lagi tahun ini menjadi 80 meter, sesuai umur kemerdekaan," ujar Miswadi kemarin.

Adapun filosofi lebar bendera berukuran 3 meter merupakan wujud sinergi tiga unsur. Terdiri atas perlindungan masyarakat (linmas) yang merupakan representasi pemerintah daerah, TNI dalam hal ini Babinsa, dan Babhinkamtibmas dari unsur Polri.

Dia menjelaskan, pembentangan bendera seluruhnya merupakan swadaya masyarakat. Sebanyak 15 RW di Kelurahan Bumiayu turut serta dalam menjahit hingga pelaksanaan pengibaran bendera pada 17 Agustus 2025. "Mulai dari pembelian kain itu merupakan upaya kami sendiri. Jahitan juga yang mengerjakan warga Bumiayu. Semua elemen masyarakat bersukacita merayakan momen ini," terangnya. Ke depan, pihaknya berharap acara ini tetap rutin digelar sebagai bukti penghormatan dan cara mengisi kemerdekaan.(adk/dan)

Editor : A. Nugroho
#Nasionalisme #bendera merah putih #Kota Malang #HUT 80 RI