MALANG KOTA – Satu per satu proyek drainase mulai dikerjakan Pemkot Malang untuk mengantisipasi banjir dan genangan. Salah satunya terletak di Jalan Janti, Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun. Proyek pembangunan drainase baru sepanjang 430 meter itu dimulai sejak Senin (25/8) dan menyita perhatian warga sekitar.
Salah seorang pekerja, Prayit, menjelaskan bahwa aliran drainase diarahkan dari barat ke timur. Yakni tepat menuju Sungai Sukun. ”Pembangunannya diarahkan ke sungai karena kontur jalan menurun. Jadi, air bisa langsung mengalir tanpa menimbulkan genangan di jalan,” kata dia kemarin (26/8).
Material yang digunakan dalam pembangunan drainase adalah precast, yakni beton yang telah dicetak. Cara ini memungkinkan pemasangan langsung di lokasi tanpa menunggu proses pengecoran lama. Setelah dipasang, precast akan ditanam ke dalam tanah dengan kedalaman bervariasi hingga titik terdalam mencapai sekitar tiga meter.
Pengerjaan proyek di Jalan Janti melibatkan delapan pekerja. Namun jumlah tenaga bisa bertambah sesuai kebutuhan. Selain itu, untuk mempercepat pekerjaan, tim menggunakan satu alat berat dan dua unit dump truck.
Dengan metode itu, pihak pemkot berharap drainase baru dapat segera berfungsi optimal, khususnya saat musim hujan tiba. Selain Jalan Janti, Pemkot Malang juga menyiapkan pembangunan saluran drainase di sejumlah lokasi lain.
Berdasar informasi dari Layanan Pengadaan secara Elektronik (LPSE) Kota Malang, proyek serupa akan dikerjakan di empat RW di Kelurahan Polowijen serta di Jalan Simpang Candi Panggung Barat, Kelurahan Mojolangu.
Langkah-langkah itu menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemkot Malang dalam menata infrastruktur perkotaan. Warga pun berharap dengan hadirnya drainase baru, genangan air yang kerap muncul di sejumlah titik dapat berkurang signifikan. (mel/adn)
Editor : A. Nugroho