Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Abraham Samad Tekankan Integritas dalam PKKMB UWG Mahasiswa Harus Jadi Agen Anti Korupsi

A. Nugroho • Minggu, 31 Agustus 2025 | 18:32 WIB
ANTI KORUPSI: Rektor UWG, Dr. Anwar SH MHum bersama Abraham Samad.
ANTI KORUPSI: Rektor UWG, Dr. Anwar SH MHum bersama Abraham Samad.

MALANG – Universitas Widya Gama (UWG) Malang meneguhkan komitmennya dalam mencetak generasi muda berintegritas dengan menghadirkan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2011–2015, Abraham Samad, sebagai pembicara utama dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2025, Sabtu (30/8).

Dalam paparannya, Abraham menekankan bahwa mahasiswa harus menjadikan integritas sebagai landasan utama untuk membangun bangsa, sekaligus benteng dalam melawan praktik korupsi yang kian menggerogoti sendi-sendi kehidupan.

Indonesia adalah negara dengan kekayaan alam yang melimpah, mulai dari hasil laut, minyak bumi, hingga emas. Namun potensi besar ini tidak bisa dinikmati rakyat sepenuhnya karena korupsi masih merajalela,” tegas Abraham.

Ia menambahkan, korupsi bukan hanya merugikan negara secara finansial, tetapi juga menciptakan ketimpangan sosial yang akut. Data terbaru menunjukkan, Indeks Persepsi Korupsi (CPI) Indonesia mengalami penurunan dari skor 38 pada 2021 menjadi 34 di tahun 2023, menempatkan Indonesia di peringkat 115 dunia.

"Satu persen orang kaya di Indonesia kini menguasai lebih dari setengah kekayaan negara. Ketidakadilan ini salah satunya lahir dari budaya korupsi yang masih mengakar,” ungkapnya.

KOMITMEN: Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2011–2015, Abraham Samad, sebagai pembicara utama dalam kegiatan PKKMB 2025 UWG Malang.
KOMITMEN: Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2011–2015, Abraham Samad, sebagai pembicara utama dalam kegiatan PKKMB 2025 UWG Malang.

Rektor UWG, Dr. Anwar SH MHum, menegaskan bahwa kehadiran Abraham Samad menjadi momentum penting bagi mahasiswa baru. Ia ingin agar para maba tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga menjadikan integritas dan karakter sebagai fondasi hidup.

"Jika kita hanya mengandalkan kecerdasan akademik tanpa dibarengi integritas, bangsa ini bisa hancur. Karena itu, integritas harus menjadi bekal utama mahasiswa dalam menempuh pendidikan,” ujar Anwar.

Menurutnya, pengalaman Abraham Samad saat memimpin KPK menjadi bukti nyata bahwa keteguhan moral dan keberanian melawan korupsi mampu mengembalikan marwah lembaga negara. “Kami ingin mahasiswa UWG memiliki semangat dan idealisme yang sama,” imbuhnya.

Anwar juga menuturkan, program penanaman nilai anti-korupsi tidak berhenti pada PKKMB semata. UWG akan mengintegrasikan pendidikan integritas melalui mata kuliah agama, kewarganegaraan, hingga pendidikan anti-korupsi.

"Dosen-dosen kami diharapkan turut menanamkan nilai integritas dalam setiap proses pembelajaran. Kami berkomitmen melahirkan lulusan yang unggul secara akademik sekaligus berkarakter kuat,” jelasnya.

Dalam sesi motivasi, Abraham mengajak mahasiswa untuk menjadikan integritas bukan sekadar jargon, melainkan bagian dari perilaku sehari-hari.

Menurutnya, integritas berarti selaras antara pikiran, ucapan, dan tindakan. "Itu artinya mahasiswa harus jujur, adil, disiplin, dan bertanggung jawab. Tanpa itu, kita tidak bisa bicara tentang pembangunan bangsa yang berkelanjutan,” pesannya.

Ia berharap mahasiswa baru UWG mampu menjadi agen perubahan yang aktif mendorong terciptanya Indonesia yang bersih dari praktik korupsi.

Acara ini diakhiri dengan penegasan bersama bahwa PKKMB 2025 UWG tidak hanya menjadi gerbang awal mahasiswa mengenal dunia kampus, tetapi juga menjadi fondasi untuk membentuk generasi unggulan yang beradab, berkarakter, dan siap berkontribusi nyata bagi bangsa. (llk)

Editor : A. Nugroho
#komitmen anti korupsi #UWG Malang #malang