Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pedagang Pasar Induk Gadang Mulai Bongkar Lapak

Bayu Mulya Putra • Rabu, 10 September 2025 | 17:12 WIB

 

PERSIAPAN RELOKASI: Pedagang di sisi timur Pasar Induk Gadang mulai membongkar sendiri lapak-lapaknya, kemarin. Area berjualan mereka bakal dipindah lebih ke belakang.
PERSIAPAN RELOKASI: Pedagang di sisi timur Pasar Induk Gadang mulai membongkar sendiri lapak-lapaknya, kemarin. Area berjualan mereka bakal dipindah lebih ke belakang.

MALANG KOTA - Lapak pedagang di sisi timur Pasar Induk Gadang (PIG) mulai dibongkar secara bertahap. Yang mengawali pembongkaran bedak adalah pedagang buah. Seperti diberitakan, pedagang sisi timur PIG bakal direlokasi ke lahan belakang dari posisi bedak yang sekarang.

Pemindahan itu dilakukan agar jalan di depan pasar bisa diperluas. Ada tambahan lebar 10 meter jika seluruh pedagang di sisi timur selesai direlokasi. Koordinator Pedagang Pasar Buah Abdul Qodir menyampaikan, penataan lahan relokasi sudah dilakukan pada Senin pekan lalu.

Tahap selanjutnya yakni membongkar lapak pedagang di posisi yang lama dan membangun kembali di tempat relokasi. ”Sekarang pembongkaran sudah dimulai, semuanya dari swadaya pedagang. Nanti saat membangun juga dari anggaran mandiri, tidak ada dari Pemkot Malang,” terang dia.

Pria yang sering disapa Abah Qodir itu menerangkan, total ada 98 pedagang yang akan direlokasi. Terdiri dari 65 pedagang buah dan sayur. Sisanya 33 orang merupakan pedagang ikan. ”Kemungkinan butuh waktu empat bulan hingga bangunan baru berdiri di tempat relokasi,” tambahnya.

Dia menekankan, pedagang PIG juga menginginkan jalan di depan pasar bebas dari kemacetan. Untuk itu lah, pedagang rela mengeluarkan ongkos pribadi dalam membongkar dan membangun kembali lapak di lahan relokasi.

Dengan keadaan saat ini, dia menyebut bahwa jumlah pengunjung terus menurun. Sebab lalu lintas di depan pasar sering macet. Juga tidak ada lahan parkir. Ketika seluruh pedagang sisi timur bisa mundur ke belakang, jalanan akan lebih luas dan ada titik parkir tersendiri. ”Selama ini banyak yang akhirnya lari ke Pasar Porong karena di sini macet. Harapan kami setelah penataan, Pasar Gadang bisa bangkit kembali,” ucap Qodir.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang Eko Sri Yuliadi menyampaikan, pemerintah membantu dalam bentuk penyewaan lahan. Pedagang tak lagi pusing terkait biaya sewa, karena seluruhnya ditanggung Pemkot Malang.

Untuk sewa lahan relokasi, Eko menuturkan, pemkot menggelontorkan anggaran Rp 1,3 miliar. Itu untuk biaya sewa selama tiga tahun. ”Sesuai kesepakatan dengan pedagang, kami yang menyewakan lahannya. Untuk pembongkaran dilakukan secara swadaya,” tutur Eko. (adk/by)

Editor : A. Nugroho
#Diskopindag Kota Malang #Relokasi #pasar induk gadang