Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kian Memanas, Konflik Mantan Dosen UIN Maliki dan Tetangganya Berujung Saling Lapor Polisi

Aditya Novrian • Senin, 22 September 2025 | 16:38 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

MALANG KOTA – Perseteruan antara mantan dosen Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang Imam Muslimin dengan tetangganya Sahara makin memanas. Keduanya kini saling melapor ke Polresta Malang Kota. Sahara menuding Imam melakukan pelecehan seksual hingga pencemaran nama baik. Sebaliknya, Imam menjerat Sahara dengan dugaan pelanggaran UU ITE.

Sahara datang ke Mapolresta Malang Kota pada Kamis siang (18/9) sekitar pukul 15.00. Didampingi kuasa hukumnya, ia melapor ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). ”Selama ini bukan hanya saya saja korban dari terlapor ini. Banyak yang mengalami, tapi tidak berani speak up,” ujarnya.

Selain pelecehan seksual, Sahara juga menuding Imam merusak mobilnya, memblokade jalan, hingga mencemarkan nama baik usahanya. Laporannya didasari Pasal 310 dan 311 KUHP tentang pencemaran nama baik dan fitnah, serta Pasal 27 juncto Pasal 45 UU ITE. Saat ini berkas laporan masih diproses Unit PPA Satreskrim Polresta Malang Kota.

Tak tinggal diam, Imam balik melaporkan Sahara pada Jumat (19/9). Ia menuding akun TikTok milik Sahara telah mencemarkan nama baiknya hingga berimbas fatal. ”Akibat video itu, saya sampai mengundurkan diri dari jabatan dosen UIN Maliki Malang. Hubungan kemitraan dengan berbagai pihak juga dibatalkan. Kerugian materiil sudah tidak bisa dihitung lagi,” ungkap Imam.

Kanit PPA Satreskrim Polresta Malang Kota AKP Khusnul membenarkan laporan keduanya. ”Laporan sudah masuk, tapi belum turun ke unit mana saja yang menangani,” ujarnya singkat. (aff/adn)

Editor : A. Nugroho
#Polresta #UIN Maliki #mantan dosen #malang kota