MALANG KOTA – Kabar gembira bagi mahasiswa yang baru saja lulus. Pemerintah bakal meluncurkan program magang khusus untuk fresh graduate yang digaji setara Upah Minimum Provinsi (UMP). Kepastian itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada 15 September lalu di Jakarta.
Program ini ditujukan bagi lulusan sarjana (S1) maupun diploma (D3) dengan durasi enam bulan. Pada periode pertama, pemerintah hanya membuka kuota 20 ribu peserta dengan syarat mereka merupakan lulusan tahun 2025. Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp 168 miliar khusus untuk insentif para peserta magang.
Dengan demikian, lulusan yang mengikuti magang di Jawa Timur bisa menerima upah di angka Rp 2,3 juta. Kabar tersebut langsung disambut positif sejumlah perguruan tinggi di Kota Malang. Sekretaris Direktorat Pengembangan Karier dan Alumni (DPKA) Universitas Brawijaya (UB) Muamar Khadafi SKom MM menilai program ini sangat potensial untuk memperluas kesempatan alumni.
”Kami sangat siap berkolaborasi dengan pemerintah dalam memetakan alumni yang berpotensi ikut program,” ujarnya.
Meski begitu, Khadafi menegaskan konsep program masih dalam tahap penggodokan. Pihaknya kini lebih memilih untuk menunggu kabar lanjutan. Ia mencontohkan pola magang MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) yang diawali dari pusat, kemudian bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan terkait. ”Nanti baru ditawarkan ke kampus-kampus untuk mendorong alumni mendaftar,” tambahnya.
Berdasar data profil lulusan 2024, keterserapan alumni UB baru mencapai 69,2 persen. Sementara 12,3 persen memilih berwirausaha dan 18,5 persen melanjutkan studi. Rata-rata masa tunggu untuk bekerja memang masih sekitar satu tahun.
Karena itu, menurut Khadafi, program magang dengan insentif ini bisa menjadi jalan keluar. ”Sembari melatih keterampilan, mereka tetap mendapat penghasilan. Bahkan bisa membuka peluang kerja permanen di tempat magang,” jelasnya.
Sambutan serupa juga datang dari Universitas Negeri Malang (UM). Direktur Kemahasiswaan UM Dr Heny Kusdiyanti SPd MM menilai magang setelah lulus akan memberi semangat baru bagi alumni. ”Kami siap dan masih menunggu disposisi dari pemerintah. Itu juga bisa meningkatkan grafik keterserapan kerja alumni UM yang terus naik,” tuturnya.
Sama dengan UB, pihaknya masih menunggu detail teknis dari pemerintah. Namun kampus-kampus sudah bersiap mendorong alumninya untuk ikut serta. Sebab, bagi ribuan fresh graduate yang baru melangkah ke dunia kerja, program ini bisa menjadi jembatan emas menuju karier impian. (aff/adn)
Editor : A. Nugroho