Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pasar Kebalen Masih Semrawut

Mahmudan • Senin, 29 September 2025 | 18:32 WIB
HAMBAT ARUS LALIN: Para pedagang Pasar Kebalen berjualan di ruas Jalan Zaenal Zakse kemarin (28/9). Legislator mendesak Pemkot Malang segera melakukan penertiban.
HAMBAT ARUS LALIN: Para pedagang Pasar Kebalen berjualan di ruas Jalan Zaenal Zakse kemarin (28/9). Legislator mendesak Pemkot Malang segera melakukan penertiban.

MALANG KOTA – Dana yang digelontorkan pemerintah untuk revitalisasi Pasar Kebalen sepertinya sia-sia. Banyak pedagang yang enggan masuk. Mereka memilih berjualan di ruas jalan, sehingga menghambat arus lalu lintas.

Kesemrawutan pedagang di depan Pasar Kebalen sudah berlangsung sejak puluhan tahun silam, namun belum ada solusi hingga kini. Sempat tertib beberapa tahun lalu, kemudian semrawut lagi.

Dari pantauan di lapangan kemarin (28/9), lapak pedagang kaki lima (PKL) menempati hampir setengah dari ruas Jalan Zainul Zakse. Ruas yang bisa dilintasi kendaraan berkurang, sehingga kendaraan roda empat kesulitan saat berpapasan. Selain mengakibatkan kemacetan, juga membahayakan keselamatan pedagang.

Anggota DPRD Kota Malang Arief Wahyudi menyayangkan kesemrawutan Pasar Kebalen. "Padahal pasar yang di dalam itu sudah direvitalisasi. Tetap saja banyak pedagang yang memilih berjualan di luar," ujar Arief kemarin.

BERBAHAYA: Pedagang Pasar Kebalen buka lapak di sekitar rel kereta.
BERBAHAYA: Pedagang Pasar Kebalen buka lapak di sekitar rel kereta.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengatakan, fenomena itu karena ketidaktegasan dari Pemkot Malang. Seharusnya pedagang yang berada di tepi jalan ditindak tegas. Sebab sudah melanggar Peraturan Daerah (Perda). ”Pembeli pasti lebih memilih yang di luar karena lebih cepat dilayani, ini yang membuat di dalam sepi. Akhirnya semua pedagang memilih berjualan di luar. Harus segera dicari solusinya agar tertib,” terangnya.

Arief meyakini tidak akan ada pedagang yang berjualan di tepi jalan jika pemkot menertibkan mereka. Sebab infrastruktur di dalam pasar sudah layak. "Mereka ini (pedagang di ruas jalan) memiliki bedak, tinggal pembiasaan saja supaya masuk ke dalam," tegas legislator daerah pemilihan (dapil) Klojen itu.

Terpisah, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang Eko Sri Yuliadi menyampaikan, penataan Pasar Kebalen menjadi salah satu prioritasnya. Namun sementara masih melakukan penataan di Pasar Induk Gadang (PIG). Menurut dia, Pasar Kebalen berpotensi menjadi sentra kuliner seperti Pasar Klojen dan Pasar Oro-Oro Dowo.

"Kami berencana melakukan transformasi pasar sebagai pusat kuliner. Akan diterapkan di Pasar Kasin, Pasar Sawojajar, Pasar Sukun, Pasar Kota Lama dan Pasar Kebalen," kata Eko.(adk/dan)

Editor : A. Nugroho
#pasar kebalen #Revitalisasi #malang kota #Diskopindag