MALANG KOTA – Partai beringin, sebutan untuk Golkar, bakal punya nakhoda baru. Dua legislator disebut-sebut bakal bersaing memperebutkan kursi ketua DPD, yakni Suryadi dan Joko Prihatin. Suryadi menjabat ketua fraksi di DPRD Kota Malang, sedangkan Joko menjadi anggota fraksi.
Selain dua legislator tersebut, juga muncul dua nama lain, sehingga total empat nama. Dua non-legislator yang ikut bersaing adalah Teguh Darwanto dan Rudi Nugroho. Pemenangnya bakal menggantikan Sofyan Edi Jarwoko, ketua DPD Golkar Kota Malang yang pernah mendapat amanah sebagai wakil wali kota Malang.
Meski persaingan memimpin partai beringin sangat ketat, hingga kini belum diputuskan jadwal pelaksanaan musyawarah daerah (musda). ”Saat ini masih menunggu jadwal pelaksanaan musda) dari pengurus provinsi,” ujar Suryadi, salah satu kandidat calon ketua DPD.
Dia mengatakan, syarat sah pelaksanaan musda adalah harus dihadiri pengurus provinsi. Oleh karena itu, DPD menyerahkan jadwal pelaksanaan musda kepada pengurus tingkat provinsi. ”Kami berharap pada Oktober depan bisa digelar musda. Akan terus dikomunikasikan dengan pengurus provinsi,” terangnya.
Meskipun sudah muncul enam nama, tidak menutup kemungkinan ada calon baru. ”Semua bebas mencalonkan, senyampang memenuhi syarat dan sesuai ketentuan,” beber legislator daerah pemilihan Kedungkandang itu.
Kandidat lain, Joko Prihatin mengaku memantapkan pilihannya sebagai salah satu kandidat calon Ketua DPD Golkar Kota Malang. Dia sudah menjalin komunikasi intens dan meminta restu DPP Partai Golkar. "Saya terus berkoordinasi dengan DPP Golkar. Termasuk menyampaikan gagasan dan program membesarkan Partai Golkar di Kota Malang," kata Joko.
Selain konsolidasi dengan pengurus pusat, dia juga berjanji akan memperkuat akar rumput. "Konsolidasi di bawah juga sangat penting, mulai kader, simpatisan, hingga sayap partai. Tujuan saya membawa Golkar menjadi partai yang hadir dan menawarkan solusi kepada warga Kota Malang," papar Joko.(adk/dan)
Editor : A. Nugroho