MALANG KOTA – Upaya Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang dalam memperluas cakupan imunisasi dasar lengkap (IDL) mulai menunjukkan hasil. Jumlah anak berstatus zero dose atau belum pernah mendapat imunisasi dasar sama sekali terus menurun dalam tiga tahun terakhir.
Kepala Dinkes Kota Malang dr Husnul Muarif menjelaskan, kategori zero dose diberikan pada anak-anak yang sama sekali belum menerima tiga jenis vaksin utama. Yakni DPT 1 (Difteri, Pertusis, dan Tetanus), HIB 1 (Haemophilus Influenza type B), serta HB1 (Hepatitis B).
”Tiga vaksin ini biasanya diberikan pada bayi usia dua bulan. Jika tidak diberikan, anak berisiko tinggi terkena penyakit berbahaya,” terangnya.
Meski begitu, masih ada sejumlah faktor yang membuat sebagian anak belum mendapatkan imunisasi dasar. Antara lain jadwal imunisasi yang berbenturan dengan aktivitas orang tua, minimnya pengetahuan tentang pentingnya vaksin, kekhawatiran terhadap kejadian ikutan pascaimunisasi (KIPI), hingga faktor keyakinan tertentu.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Dinkes gencar menggelar imunisasi kejar. Program ini dilaksanakan secara rutin oleh tenaga kesehatan di 16 puskesmas, klinik vaksin, rumah sakit, hingga posyandu. ”Tujuan imunisasi kejar adalah melindungi anak-anak dari PD3I (penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi), seperti campak, rubela, hepatitis, hingga pneumonia,” jelas mantan Direktur RSUD Kota Malang itu.
Selain memberikan layanan imunisasi, tenaga kesehatan juga aktif memberikan edukasi. Orang tua diyakinkan bahwa vaksin yang dipakai aman. Bahkan jika ada KIPI, anak bisa segera ditangani di puskesmas terdekat. ”Kami ingin semua orang tua yakin, imunisasi adalah ikhtiar terbaik untuk melindungi tumbuh kembang anak,” tandas pejabat eselon II B Pemkot Malang itu.
Dengan tren penurunan zero dose yang konsisten, Pemkot Malang menargetkan ke depan tidak ada lagi anak yang terlewat imunisasi dasar. Imunisasi lengkap bukan sekadar angka capaian. Melainkan upaya agar anak tumbuh sehat dan terlindungi dari penyakit berbahaya. (mel/adn)
Editor : A. Nugroho