MALANG KOTA - Pengerjaan jembatan bailey (rangka baja portabel) di Sonokembang atau Jalan Simpang Sulfat Utara, Kecamatan Blimbing dimulai, kemarin (3/11). Fokus awalnya yakni pembangunan fondasi jembatan. Diperkirakan, pemasangannya membutuhkan waktu 20 hari.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang Dandung Djulharjanto menyampaikan, pengerjaan itu sesuai dengan instruksi dari Wali Kota Malang Wahyu Hidayat. Yakni pemasangan dijanjikan terlaksana pada pekan ini.
"Sambil menunggu jembatannya datang, kami mulai hari ini membangun fondasi dulu," ujar Dandung. Terkait biaya pemasangan bailey, dia menyebut bahwa ongkosnya tidak sampai miliaran. Hitungan dari pemkot, seluruh pengerjaan membutuhkan biaya Rp 350 juta. Itu untuk pengangkutan instalasi jembatan dan perakitan.
"Bailey ini sifatnya pinjam dari provinsi, jadi tidak ada biaya sewa. Kami hanya mengeluarkan untuk membawa dan memasang saja," imbuhnya. Dandung menerangkan, seluruh pembiayaannya bersumber dari dana insidental. "Dengan bailey, masyarakat akan lebih aman. Sehingga tidak memerlukan jembatan bambu lagi," tambahnya.
Lebih lanjut, peminjaman bailey itu bakal dilakukan selama delapan bulan ke depan. Sembari masyarakat menggunakan jembatan sementara itu, pemkot akan membongkar dan membangun ulang Jembatan Sonokembang.
Dananya bakal dialokasikan lewat APBD Kota Malang 2026. Terpisah, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menekankan, pemasangan bailey itu jadi bukti pemerintah tidak tinggal diam dengan keluhan masyarakat. Pemasangan baru dilakukan sekarang, karena ada birokrasi harus dilalui.
"Banyak yang meminjam bailey ini, jadi kami harus gantian. Beruntung akhirnya Kota Malang mendapatkannya dari provinsi," ujarnya. Wahyu mengatakan, pihaknya memang sengaja memasang terlebih dahulu bailey sebelum memperbaiki Jembatan Sonokembang. Itu agar masyarakat mendapatkan akses sementara.
"Kalau dibongkar belum ada bailey kan masyarakat akhirnya memutar. Kami pasang dulu, baru nanti akan diperbaiki jembatannya secara bertahap," papar pemilik kursi N1 itu. Sama seperti DPUPRPKP, Wahyu menegaskan, tidak ada biaya sewa dalam pemasangan bailey di Sonokembang. Itu murni peminjaman dari Pemkot Malang kepada Pemprov Jawa Timur. (adk/by)
Editor : A. Nugroho