Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Dua Rumah di Samaan Rawan Terdampak Longsor Susulan

A. Nugroho • Jumat, 21 November 2025 | 17:42 WIB
KALI KETIGA: Salah satu rumah warga di Jalan Tapaksiring Gang 4 RT 3/RW 8, Kelurahan Samaan, Klojen longsor pada Rabu sore (19/11).
KALI KETIGA: Salah satu rumah warga di Jalan Tapaksiring Gang 4 RT 3/RW 8, Kelurahan Samaan, Klojen longsor pada Rabu sore (19/11).

MALANG KOTA – Longsor terjadi di Jalan Tapaksiring Gang 4 RT 3/RW 8, Kelurahan Samaan, Kecamatan Klojen pada Rabu sore (19/11). Satu rumah milik warga yang bernama Chatarina Suparmi, 80, jadi korbannya. Longsor itu juga membuat rumah lain di sekitarnya rawan terdampak longsor susulan.

Lurah Samaan Anang Setiawan menjelaskan, sebelum longsor, sempat terjadi hujan yang cukup deras. Kondisi tersebut membuat debit dan intensitas arus air di sungai meningkat. Termasuk di Jalan Tapaksiring. ”Lalu sekitar pukul 15.30, pemilik rumah yang bernama Bu Chatarina mendengar suara gemuruh di samping rumah yang berbatasan langsung dengan bibir sungai,” jelasnya.

Tidak lama setelah itu, sebagian bangunan rumah dan perabotan yang berada di sisi sungai longsor. Diikuti longsor di bagian pelengsengan teknis. Bagian bangunan yang longsor lantas hanyut ke Sungai Brantas.

Mendapati laporan longsor di rumah warga, pihak kelurahan segera meninjau ke lokasi menjelang pukul 16.00. ”Saat kami tinjau, ternyata ada satu kamar tidur, satu dapur, dan satu kamar mandi yang rusak total,” sebut Anang.

Sementara untuk bagian pelengsengan yang longsor memiliki panjang 10 meter. Sementara lebarnya 4 meter dan tingginya 8 meter. Namun tidak ada korban jiwa atau korban luka saat kejadian.

Menurut Anang, longsor di lokasi yang sama sudah terjadi tiga kali. Sebelumnya sempat terjadi pada 2023, yang menimpa sebagian dapur milik warga. Lokasi rumah tersebut memang berdekatan dengan sungai. Jaraknya dari bibir sungai antara 6 sampai 7 meter.

”Karena khawatir ada longsor susulan, kami meminta yang bersangkutan untuk sementara pindah ke bagian depan rumah. Kebetulan posisi depan rumah dengan yang ambrol itu ada jarak 6 meter,” terang Anang. Selain itu, tetangga sebelah rumah Chatarina juga diminta mengosongkan rumah.

Setelah adanya longsor, pihak kelurahan bersama BPBD Kota Malang sudah menyalurkan bantuan sementara berupa sembako. Pihaknya juga mencoba mengajukan bantuan penanganan sementara kepada dinas terkait.

Anang menambahkan, selain dua rumah itu, pihaknya juga mengimbau agar rumah-rumah lain yang berada di sepanjang Sungai Brantas, Kelurahan Samaan agar berhati-hati. Terutama rumah yang berada di RW 1, RW 2, RW 3, RW 4, RW 5, dan RW 8. ”Kalau RW 6 dan RW 7 relatif aman,” tandas Anang. (mel/by)

Editor : A. Nugroho
#longsor #Rumah #Bangunan #samaan