MALANG KOTA – Tiga pemerintah daerah (pemda) di Malang raya menandatangani kerja sama penanganan bencana alam, kebakaran, penanggulangan inflasi, hingga peningkatan pariwisata. Kerja sama ditandai dengan penandatanganan tiga sekretaris daerah (Sekda) di Balai Kota Malang kemarin (1/12).
Kota Malang diwakili Sekda Erik Setyo Santoso, Kabupaten Malang diwakili Sekda Budiar Anwar, dan Kota Batu Sekda Zadim Efisiensi. Sekda Kota Malang Erik Setyo Santoso menerangkan, kerja sama tiga daerah sebenarnya banyak dijalankan setiap hari.
Hanya saja dengan hitam di atas putih, kolaborasi yang terjalin akan lebih optimal. Dari pembicaraan antara tiga wilayah, dia menyebut ada empat isi krusial yang dirumuskan untuk ditangani bersama.
”Malang Raya saling terkoneksi, sehingga sama-sama membutuhkan kerja sama untuk mengatasi isu di masyarakat. Penandatanganan sebagai langkah konkret semakin efisien dan efektif menjalankan pemerintahan,” terang Erik.
Dengan adanya hitam di atas putih, Erik mengatakan, selanjutnya segera dibahas program-program secara detail untuk empat sektor tersebut. Diharapkan kerja sama tidak hanya di atas kertas, tetapi terimplementasi di lapangan.
"Seperti kerja sama bidang kebakaran, jika lokasinya di kabupaten tapi dekat dengan Kota Malang. Nanti kami juga akan membantu," paparnya. Untuk kebutuhan mendesak, lanjut Erik, tiga pemda sepakat meminimalkan batas administrasi.
Mantan kepala dinas lingkungan hidup (DLH) itu menambahkan, kerja sama di sektor pariwisata juga perlu ditingkatkan. Dengan keunggulan masing-masing daerah, hal ini bisa dikolaborasikan menjadi hal menarik bagi wisatawan.
Erik mencontohkan, Kota Batu memiliki keunggulan pada wisata alam dan buatan. Hampir sama, Kabupaten Malang juga memiliki wisata alam. "Sementara di Kota Malang, kami memiliki fasilitas penunjang seperti hotel dan pusat perbelanjaan," jelas pejabat eselon II A Pemkot Malang itu.
Sementara itu, Sekda Kota Batu Zadim Efisiensi menerangkan, langkah konkret dari kerja sama pariwisata bertujuan meningkatkan lama pengunjung menginap. Jika sebelumnya hanya satu atau dua hari, ke depan ditargetkan bisa meningkat hingga tiga sampai empat hari.
"Jadi, pengunjung ini tidak hanya ke Kota Batu terus pulang. Mereka harus menikmati wisata tiga daerah. Dari Kota Batu, bisa ke Kota Malang dan Kabupaten Malang," tandas Zadim.(adk/dan)
Editor : A. Nugroho