Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pemerintah Kota Malang Kuatkan Daya Saing Industri Hasil Tembakau lewat Pelatihan Membatik

Aditya Novrian • Selasa, 2 Desember 2025 | 16:52 WIB
BERI DUKUNGAN: Pimpinan Diskopindag Malang dan karyawan industri hasil tembakau (IHT) foto bersama setelah melakukan pelatihan membatik dari Batik Soendari di Hotel Montana 2 pada Senin (1/12).
BERI DUKUNGAN: Pimpinan Diskopindag Malang dan karyawan industri hasil tembakau (IHT) foto bersama setelah melakukan pelatihan membatik dari Batik Soendari di Hotel Montana 2 pada Senin (1/12).

MALANG KOTA – Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang menggelar Pelatihan Batik Shibori bagi Karyawan Industri Hasil Tembakau (IHT) Tahun 2025 di Hotel Montana 2 pada Senin (1/12). Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Diskopindag Kota Malang Retno Indriyah.

Acara tersebut diikuti perwakilan karyawan dari berbagai pabrik rokok di Kota Malang. Seperti PR Ganda Mekar, PR Abdijaya, PR Karya Rasa Utama, PR Tiga Cengkeh, PR Fadhilah, PR Utama Mama, dan PR Agung Karya Atta.

Dalam sambutannya, Retno menyampaikan, sektor IHT merupakan salah satu penopang penting perekonomian. Terutama dalam penyerapan tenaga kerja dan aktivitas industri lokal. Karena itulah pengembangan kualitas sumber daya manusia menjadi langkah strategis agar sektor IHT tetap berdaya saing.

APRESIASI: Diskopindag memberikan cenderamata kepada karyawan IHT dan Batik Soendari di Hotel Montana 2 pada Senin (1/12).
APRESIASI: Diskopindag memberikan cenderamata kepada karyawan IHT dan Batik Soendari di Hotel Montana 2 pada Senin (1/12).

”Pelatihan membatik ini merupakan bentuk komitmen Pemkot Malang dalam memberikan kompetensi tambahan bagi karyawan IHT. Keterampilan membatik tidak hanya bermanfaat bagi industri kreatif, namun juga dapat dikembangkan menjadi usaha produktif bernilai ekonomi,” terangnya.

Peserta pelatihan ini dibekali pengetahuan tentang teknik membatik, mulai dari dasar hingga lanjutan, peningkatan kreativitas produksi, serta pemahaman mengenai potensi wirausaha di sektor kreatif.

Dengan menghadirkan narasumber dari Batik Soendari, pelatihan ini diharapkan mampu menjadi modal jangka panjang bagi peserta untuk meningkatkan kualitas diri dan daya saing di dunia kerja.

”Harapannya melalui pelatihan ini, keterampilan teknis karyawan IHT dalam bidang batik sebagai kompetensi tambahan untuk mendukung produktivitas dan peluang usaha dapat meningkat. Saya harap peserta mengikuti pelatihan dengan antusias dan memanfaatkan kesempatan untuk belajar dengan sebaik-baiknya,” tutupnya. (adn)

Editor : A. Nugroho
#Diskopindag #malang #Pemkot #iht