MALANG KOTA – Tak ada hujan dan tak ada angin, pohon beringin di Jalan Merapi, Oro-Oro Dowo, Kecamatan Klojen tumbang kemarin (10/12). Tumbangnya pohon setinggi 15 meter dengan diameter satu meter itu menimpa tiga kendaraan. Yakni dua motor dan satu mobil. Juga menimpa dua orang dan gerobak penjual gorengan.
Senipah, pemilik gerobak gorengan sekaligus saksi mata mengungkapkan, pohon tumbang sekitar pukul 11.00. Sebelum kejadian, dia mengatakan, tidak ada hujan maupun angin kencang. "Di sini banyak orang yang duduk-duduk di sekitar rombong saya untuk ngopi,” terangnya.
Senipah pun beraktivitas seperti biasa. Dia melayani orang-orang yang membeli kopi. Setelah membereskan gelas kopi, Senipah kembali ke dekat rombong. Tidak lama kemudian, dia mendengar suara. ”Ada bunyi kretek-kretek. Saya kira buah genitri yang terjatuh,” kata warga Jalan Buring Dalam 1 RT 14 RW 8 Kelurahan Oro-oro Dowo itu.
Beberapa detik kemudian pohon tumbang. Senipah tidak sempat menghindar. Kaki kanannya tertimpa. Selain Senipah, ada warga lain di sekitar yang tertimpa bagian pohon. Warga tersebut bernama Dion. "Tapi tidak parah. Kami berdua langsung diperiksa oleh PMI Kota Malang," sambung ibu dua anak tersebut.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang Prayitno memaparkan korban akibat pohon tumbang. ”Menimpa 1 rombong gorengan, 1 warung makan ukuran beberapa meter persegi, tiga kendaraan, tiang listrik PLN (perusahaan listrik negara), dan kabel,” sebut Prayitno.
Setelah menerima laporan pohon tumbang, pihaknya menerjunkan enam personel ke lokasi. Mereka mengevakuasi pohon dibantu sejumlah lembaga. Di antaranya dinas lingkungan hidup (DLH), aparat kepolisian, PMI, relawan, dishub, hingga perwakilan kecamatan maupun kelurahan. (mel/dan)
Editor : A. Nugroho