MALANG KOTA – Ribuan warga memadati halaman Balai Kota Malang kemarin (12/12). Mereka mengikuti berbagai rangkaian peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia). Kegiatan bertema ”Satukan Aksi Basmi Korupsi” tersebut diawali dengan senam bersama pada pukul 07.00-08.00. Setelah itu dilanjutkan penandatanganan deklarasi antikorupsi. Deklarasi dipimpin oleh Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, kemudian diikuti jajaran pimpinan dinas.
Dalam kesempatan itu, Wahyu mengajak masyarakat memerangi korupsi. Sebab, dampak korupsi yang langsung dirasakan masyarakat. Di antaranya pembangunan terhambat, kualitas hidup masyarakat turun, hingga ketidakadilan yang meluas.
Menurut dia, kunci memerangi korupsi bisa dimaksimalkan dengan lima hal, yaitu integritas, komitmen, kendali diri, pengawasan, dan akuntabilitas. “Untuk itu, kami membutuhkan peran dari seluruh lapisan masyarakat supaya ikut memerangi dan mengawasi korupsi,” ujar Wahyu kemarin.
Pria yang akrab disapa Pak Mbois itu menegaskan komitmennya untuk memerangi korupsi. Selain deklarasi antikorupsi, upaya memerangi korupsi juga dilakukan melalui berbagai sektor.
Di sektor pendidikan, upaya pencegahan korupsi melalui pemberlakuan mata pelajaran (mapel) antikorupsi. Pembelajaran tersebut didesain nonformal, sehingga siswa rileks dan menyerap semua materi.
Peringatan Hakordia tahun ini didahului lomba antar siswa. Ada dua jenis kompetisi yang digelar pada 3-8 Desember lalu. Keduanya adalah Lomba Video Pendek dan Lomba Poster. Pesertanya perwakilan dari seluruh SMP di Kota Malang.
Pelaksana Tugas (Plt) Inspektur Kota Malang Dwi Rahayu menuturkan, salah satu langkah kampanye antikorupsi yang efektif melalui lomba. Sebab dalam proses mengikuti lomba, dia melanjutkan, anak didik ikut menghayati nilai-nilai yang akan ditampilkan dalam karya tersebut. Selain itu, teman-teman para peserta juga ikut mendukung lomba sehingga materi antikorupsi itu juga bisa meluas.
Tercatat ada delapan pemenang dari dua kategori lomba itu. Dari lomba video pendek, juara 1 diraih Ardi Faizal Setiawan dari SMPN 19, posisi kedua diraih Tim LBJ Arvegatu dari SMPN 4. Lalu posisi tiga diraih Fahra Putri Mardiyah Kamal dari SMPN 1 dan juara favorit oleh Muhammad Naufal Akhsanul Ikhsan dari SMPN 3.
Untuk pemenang lomba poster peringkat pertama diraih Keisha Ramadhani W. dari SMPN 18. Pemenang kedua diraih Shakeyla Salsabila Susilo Putri dari SMPN 4, kemudian Kayla Vidya Nursyahbani dari SMPN 28 menempati juara tiga dan Dzahara Putri Amellia dari SMPN 20 juara favorit. “Poster dan video yang diunggah mereka untuk lomba, secara massif juga dilihat oleh masyarakat,” lanjut Dwi.(aff/dan)
Editor : A. Nugroho