MALANG KOTA – Mendekati libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), grafik keberangkatan penumpang di Terminal Arjosari mulai meningkat. Peningkatan jumlah penumpang terlihat sejak 17 Desember lalu dan angkanya terus bertambah setiap harinya.
Kepala Terminal Tipe AArjosari Mega Perwira Donowati mengatakan, keberangkatan pada 17 Desember lalu mencapai 3.895 penumpang per hari. Kemudian secara berturut-turut sampai 21 Desember bertambah menjadi 3.953 penumpang, 4.038 penumpang, 4.019 penumpang, dan 4.250 penumpang per hari.
Sementara kemarin (22/12) masih dalam perhitungan. Namun Mega memperkirakan akan ada lonjakan cukup drastis. Biasanya lonjakan terjadi sekitar pukul 14.00 sampai menjelang malam. ”Secara kasat mata juga terlihat peningkatan. Karena berdasar laporan, petugas sempat kewalahan,” ungkap dia.
Selain peningkatan pada jumlah penumpang yang berangkat, dia mengatakan, juga ada peningkatan untuk penumpang yang datang. Secara berturut-turut sejak 17 Desember sampai 21 Desember, penumpang datang 3.865 jiwa, 3.831 jiwa, 4.066 jiwa, 4.282 jiwa, dan 41.59 jiwa.
Meski begitu, Mega menyebut belum ada kendala signifikan pada awal masa angkutan masa libur natal dan tahun baru (Nataru). Untuk mengatasi kendala, pihaknya menyiapkan upaya rekayasa lalu lintas di dalam terminal.
"Rekayasa yang dilakukan berupa penambahan shelter keberangkatan di sisi utara dan shelter kedatangan atau tempat penurunan penumpang," ucap Mega.
Selain penambahan shelter, pihaknya juga berkoordinasi dengan seluruh pihak di terminal. Mulai ojek tradisional, porter, hingga petugas loket. "Kami mengajak mereka agar turut membantu memberikan layanan terbaik kepada penumpang. Misalnya ada penumpang yang kebingungan, bisa langsung diarahkan atau dibantu," imbuh Mega.
Di samping itu, pihaknya juga mengoptimalkan fasilitas di area terminal. Misalnya ruang tunggu ber-AC. Sebelumnya, dia melanjutkan, ruang tunggu sempat bocor karena hujan, tapi sudah mulai diperbaiki.Tidak hanya ruang tunggu ber-AC, pihaknya juga menambah daya listrik. Tujuannya agar lift bisa dioperasikan maksimal. (mel/dan)
Editor : A. Nugroho