MALANG KOTA – Di malam pergantian tahun nanti, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang memprediksi terjadi kepadatan arus lalu lintas. Yakni di Jalan Ahmad Yani, Blimbing dan Jalan MT. Haryono, Lowokwaru. Oleh karena itu, disiapkan rekayasa contraflow di dua titik tersebut.
Kepala Dishub Kota Malang Widjaja Saleh Putra mengatakan, rekayasa lalin tidak diterapkan secara permanen. Sehingga sejauh ini tidak ada jadwal tertentu dilakukan contraflow. Nantinya akan dilihat situasi di lapangan atau insidental.
Salah satu ruas yang berpotensi dilakukan pengaturan khusus adalah Jalan Ahmad Yani, Blimbing. Terutama dari arah utara ke selatan yang kerap mengalami kepadatan lalu lintas. “Jika terjadi kepadatan tinggi, dimungkinkan dilakukan contraflow,baik di sisi timur maupun barat,” ujarnya.
Titik lainnya yaitu di kawasan Universitas Brawijaya (UB). Di ruas tersebut juga dilakukan secara situasional, terutama pada arus dari arah barat Jalan MT Haryono menuju titik-titik padat di sekitarnya. “Kawasan UB juga kami pantau.Kalau dibutuhkan akan kami lakukan pengalihan arus,” ungkapnya.
Widjaja menambahkan, sejumlah proyek infrastruktur yang telah dan sedang diselesaikan turut membantu mengurai kemacetan. Seperti pelebaran Jembatan Kedungkandang, dianggap efektif mengurai kepadatan lalu lintas. Sebab, sebelumnya hampir setiap pagi dan sore terjadi kemacetan panjang di lokasi tersebut.
Hingga akhir Desember ini, masih ada dua pengerjaan proyek yang berjalan. Yakni di Jalan Gatot Subroto dan Jalan Soekarno-Hatta. Jaya berharap, proyek tersebut rampung menjelang pengujung tahun. "Dalam dua proyek tersebut bisa juga diterapkan rekayasalalin,tetapi sampai sejauh ini masih aman," tandas Jaya.
Selain beberapa titik yang sudah disebutkan, dia mengatakan, titik wisata dan pusat perbelanjaan dipastikan mengalami kepadatan cukup tinggi. Terutama di Kajoetangan Heritage.
Untuk itu, pihaknya mempercepat pengerjaan gedung parkir anyar di Jalan Basuki Rahmat. Sehingga kendaraan yang parkir di bahu jalan bisa dikurangi. ”Kawasan MOG (Mal Olympic Garden) dan Kajoetangan juga akan mengalami kepadatan. Terutama saat pergantian tahun,”ungkapnya.(adk/dan)
Editor : A. Nugroho