Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pedagang Pasar Gadang Kota Malang Boyongan setelah Lebaran

Bayu Mulya Putra • Sabtu, 3 Januari 2026 | 14:39 WIB
TERUS BERPROGRES: Pembangunan tempat relokasi pedagang Pasar Gadang sudah mencapai 60 persen. Atap untuk dua bangunan sudah terpasang.
TERUS BERPROGRES: Pembangunan tempat relokasi pedagang Pasar Gadang sudah mencapai 60 persen. Atap untuk dua bangunan sudah terpasang.

MALANG KOTA - Progres pembangunan tempat relokasi pedagang Pasar Induk Gadang (PIG) mencapai 60 persen. Diperkirakan, sekitar seribu pedagang bisa pindahan setelah Lebaran atau bulan April nanti. Dari pantauan di lokasi kemarin (2/1), tampak ada dua bangunan yang sudah beratap.

Tempat itu akan menjadi penampungan sementara bagi 600 pedagang yang sebelumnya berjualan di sisi timur pasar. Di samping dua bangunan tersebut, ada juga pengerjaan fondasi. Lahan tersebut bakal menjadi tempat penampungan pedagang Pasar Gadang di sisi barat.

Koordinator Pedagang Pasar Ikan Abdul Jamal mengatakan, ada sedikit perubahan rencana relokasi. Awalnya, hanya pedagang sisi timur yang direlokasi. Dalam prosesnya, pedagang sisi barat juga ikut dipindah.

”Nanti yang akan pindah jadinya sekitar seribu pedagang. Sisi barat dan timur bebas dari pedagang, lebar jalan bisa mencapai 12 meter,” ujar Jamal. Dia mengatakan, untuk bangunan sementara pedagang di sisi timur tinggal dilakukan pengerjaan lantai.

Pengerjaan bagian atap sudah rampung 100 persen. Kemudian drainase juga sudah berfungsi. ”Kalau bangunan untuk bedak kami akhir bulan Februari itu kemungkinan sudah selesai semuanya,” imbuh Jamal.

Sedangkan bangunan sementara untuk pedagang di sisi barat, Jamal menyebut bahwa saat ini masih dilakukan pengerjaan fondasi. Pengerjaan sedikit tersendat karena sebagian tempat relokasi itu bersinggungan dengan bedak pedagang di tempat lama.

”Jadi pedagang tersebut harus dipindah dulu di lokasi lain. Agar pemasangan tiang penampungan pedagang sisi barat bisa dilakukan,” jelasnya. Jamal memastikan, seluruh pedagang Pasar Gadang mendukung penuh rencana relokasi. Sebab, itu dinilai bisa mengurai kemacetan dan membuat pasar lebih bersih.

Sementara itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menuturkan, boyongan bakal diserahkan sepenuhnya kepada pedagang Pasar Gadang. Pihaknya tidak bisa mendorong relokasi dilakukan secepatnya. ”Pedagang minta waktu setelah Lebaran mereka akan membongkar lapaknya sendiri dan pindah ke tempat baru,” terangnya.

Waktu itu dipilih, karena menjelang bulan Ramadan hingga Lebaran merupakan waktu yang ramai untuk pasar. Pedagang tidak ingin pelanggan terganggu dengan proses pindahan. ”Setelah mereka pindah, akan dilakukan perbaikan jalan di depan pasar. Nanti akan menjadi dua jalur dan dipisah median jalan,” tambah Wahyu. (adk/by)

Editor : A. Nugroho
#Wali Kota Malang #Progres Pembangunan #pasar induk gadang #malang