Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Mulai Tertibkan Parkir Kawasan Kajoetangan Kota Malang

Mahmudan • Kamis, 8 Januari 2026 | 09:31 WIB
MELANGGAR: Penertiban hari pertama kemarin (7/1), masih ada bus yang parkir di sisi kiri Jalan Basuki Rahmat. Area tersebut hanya diperuntukkan bagi mobil.
MELANGGAR: Penertiban hari pertama kemarin (7/1), masih ada bus yang parkir di sisi kiri Jalan Basuki Rahmat. Area tersebut hanya diperuntukkan bagi mobil.

MALANG KOTA – Parkir di Kajoetangan Heritage mulai ditertibkan. Pada hari pertama penertiban kemarin (7/1), masih ditemukan kendaraan roda empat yang parkir di tempat yang tidak sesuai.

Dari pantauan koran ini menjelang pukul 11.00, masih tampak 1 bus yang parkir di sisi kiri Jalan Jenderal Basuki Rahmat. Padahal, bus seharusnya hanya boleh menurunkan penumpang. Kemudian beberapa motor masih ada yang parkir di luar Gedung Kajoetangan. Misalnya motor-motor yang parkir di sekitar K3 Mart.

Kepala Bidang Parkir Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang Rahmat Hidayat menyampaikan, dalam seminggu pertama sampai 13 Januari 2026, pihaknya fokus pada sosialisasi.

AREA BARU: Pengendara sepeda motor memarkir kendaraan di Gedung Kajoetangan kemarin. Kendaraan roda dua tidak lagi diizinkan parkir di tepi Jalan Basuki Rahmat.
AREA BARU: Pengendara sepeda motor memarkir kendaraan di Gedung Kajoetangan kemarin. Kendaraan roda dua tidak lagi diizinkan parkir di tepi Jalan Basuki Rahmat.

"Tapi nanti hari ketiga (besok, 9/1) akan kami coba untuk memberikan sanksi berupa tilang atau pengangkutan kendaraan bagi pemilik yang masih belum tertib," tegasnya.

Sosialisasi dilakukan dengan cara menempatkan rambu-rambu larangan. Para pengendara juga diarahkan melintas dari Jalan Basuki Rahmat dan satu arah keluar lewat Jalan Majapahit atau berbelok ke Jalan Semeru.

Sementara bagi masyarakat yang ingin mengunjungi pertokoan di Kajoetangan Heritage bisa parkir di gedung yang sudah disediakan di Jalan Jenderal Basuki Rahmat dan Jalan Majapahit.

"Di dua gedung itu bisa menampung 900 motor dan 35 mobil. Bahkan kalau nanti yang di gedung parkir Kajoetangan jadi enam lantai, mungkin Kajoetangan Heritage bisa lebih tertata," terangnya.

Kendati demikian, mobil masih bisa parkir di tepi jalan. Namun hanya di sisi kiri. Saat diuji coba beberapa waktu lalu, jika tidak ada motor, mobil yang ditampung di tepi kiri jalan bisa mencapai 150 kendaraan.

Dengan penataan tersebut, dishub berharap wisatawan atau masyarakat yang hendak ke Kajoetangan Heritage tak lagi bingung mencari parkir. Sebelumnya, dishub melihat banyak yang harus berputar sampai mendapat parkir.

Rahmat menambahkan, selama sepekan ini pihaknya menempatkan 24 personel. Terdiri atas dishub, denpom, kodim, hingga kepolisian. Mereka mengawasi pemilik kendaraan di tiga pos yang disediakan. Jika ada pelanggar, akan ditindak. (mel/dan)

Editor : Aditya Novrian
#Parkir #dishub #malang #Kajoetangan Heritage