Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Bank Jatim Salurkan Corporate Social Responsibility Armada Tangki Air ke PDAM Kota Malang

Bayu Mulya Putra • Selasa, 13 Januari 2026 | 09:58 WIB
ARMADA KEEMPAT: Wali Kota Malang Wahyu Hidayat (kiri) menjajal bantuan armada tangki air dari CSR Bank Jatim, kemarin.
ARMADA KEEMPAT: Wali Kota Malang Wahyu Hidayat (kiri) menjajal bantuan armada tangki air dari CSR Bank Jatim, kemarin.

MALANG KOTA - Jumlah armada tangki air milik Perumda Tugu Tirta (PDAM) bertambah. Kemarin, mereka mendapatkan bantuan satu tangki air dari Bank Jatim lewat skema Corporate Social Responsibility (CSR). Penyampaian bantuan itu dilakukan secara simbolis setelah apel ASN Pemkot Malang, kemarin pagi.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat sempat mencoba truk itu untuk berkeliling di depan halaman balai kota. Bersama Wakil Direktur Bank Jatim dan Direktur Utama Perumda Tugu Tirta. Wahyu menuturkan, CSR itu merupakan kolaborasi yang baik antar-instansi. ”Kapasitasnya mencapai 5.000 liter,” terangnya.

Tangki air itu diperlukan ketika saluran pipa PDAM mengalami gangguan. Mobil tersebut siap beroperasi selama 24 jam. Wahyu menekankan, pihaknya juga terus berupaya menekan kebocoran pipa. Namun karena masih banyak pipanisasi peninggalan Belanda, problem kebocoran terkadang tidak bisa dihindari.

Penyebab kebocoran lainnya yang sering mencuat yakni tonase kendaraan yang tidak sesuai dengan spesifikasi jalan. Itu membuat jalan ambles dan berdampak pada pipa di bawahnya. Direktur Utama Perumda Tugu Tirta Priyo Sudibyo mengatakan, dengan tambahan itu, pihaknya total memiliki empat armada tangki air.

Menurut dia, empat armada itu sudah cukup memenuhi kebutuhan darurat warga Kota Malang. Hanya saja, lanjut pria yang akrab disapa Bogank itu, tiga armada lainnya cukup berumur. Sehingga performanya kurang maksimal. Tambahan satu armada baru kemarin sangat membantu operasional PDAM Kota Malang.

”Kalau diibaratkan dua armada sudah berumur, seperti bapak dan ibu. Kemudian yang satu juga sudah mulai tua, armada baru ini ibarat cucunya,” terang Bogank. Meskipun mendapat tambahan armada, pihaknya tidak ingin truk tersebut sering keluar. Sebab artinya ada gangguan pipa atau kebocoran. (adk/by)

Editor : Aditya Novrian
#Wali Kota Malang #CSR #PDAM #malang