Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pemprov Jatim Bakal Perbaiki Trotoar di Jalan Soekarno - Hatta Kota Malang

Bayu Mulya Putra • Kamis, 15 Januari 2026 | 09:55 WIB
UNTUK PEJALAN KAKI: Trotoar di Jalan Soekarno- Hatta (Soehat) masih tertutupi beton drainase. Pemprov Jatim berencana memoles area tersebut.
UNTUK PEJALAN KAKI: Trotoar di Jalan Soekarno- Hatta (Soehat) masih tertutupi beton drainase. Pemprov Jatim berencana memoles area tersebut.

MALANG KOTA - Rehabilitasi di Jalan Soekarno - Hatta (Soehat) tak berhenti pada proyek drainase saja. Pemprov Jatim punya rencana melanjutkan pembangunan di bagian trotoar. Itu dilakukan untuk mempercantik kawasan Soehat dan memberikan fasilitas kepada pejalan kaki.

Seperti diketahui, setelah pengerjaan drainase, pedestrian Jalan Soehat di sisi barat belum memadai. Trotoar sementara di sana hanya ditutup dengan beton. Sehingga kurang nyaman digunakan pejalan kaki.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menuturkan, tahun ini pihaknya bakal mengupayakan pengerjaan lanjutan berupa perbaikan trotoar. Dengan mobilitas warga yang cukup tinggi, serta kawasan Soehat yang merupakan pusat ekonomi, perbaikan itu dirasa penting. 

”Kalau pedestrian bisa dilebarkan dan tidak tertutup kendaraan, pasti menjadi sangat bagus. Kota Malang bisa menjadi percontohan di Jawa Timur,” ujar dia. Emil menekankan, setelah pedestrian dibangun, perlu dilakukan pengawasan agar trotoar tidak digunakan untuk tempat parkir.

Penataan kawasan Soehat, lanjut dia, didukung penuh oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Pemprov Jawa Timur turut ambil bagian menyukseskan rencana pemerintah pusat menetapkan Kota Malang menjadi kota metropolitan. ”Kalau dikelola dengan baik, bisa menciptakan SDM yang unggul,” imbuh Emil.

Untuk pengerjaan lanjutan tersebut, politisi Partai Demokrat itu mewanti-wanti dua hal. Harus dipersiapkan penanganan lalu lintas, agar tidak timbul lagi kemacetan seperti pengerjaan drainase. Kemudian, pentingnya pengaturan jadwal pengerjaan. Itu agar aktivitas ekonomi masyarakat tidak terganggu berulang kali.

”Pengerjaan drainase selesai, saya tanya pedagang di sekitar, mereka mengatakan bahwa sekarang kondisinya sudah membaik. Saya minta untuk pengerjaan trotoar tidak membuat mereka sengsara dua kali,” papar mantan Bupati Trenggalek itu.

Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin turut mendukung rencana penataan trotoar di kawasan Soehat. Dia meminta masyarakat bisa bersabar untuk mewujudkan kawasan yang lebih bagus dan modern. Karena itu merupakan kepentingan bersama.

”Kami pastikan area di atas drainase dijadikan fasilitas umum (trotoar). Sehingga nanti ada larangan segala sesuatu berada di atas drainase dan (yang melanggar) akan ditertibkan,” terangnya. Saat ini, dari pantauan Jawa Pos Radar Malang, di atas saluran drainase digunakan untuk memasang banner hingga tempat parkir.

Terkait hal itu Ali memastikan bakal melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar trotoar tidak digunakan untuk hal tersebut. Jika sosialisasi tidak digubris, akan dilaksanakan penertiban oleh Satpol PP.  ”Semua harus steril dan menjadi fasilitas umum sehingga kota kita semakin cantik dan bagus,” pungkasnya. (adk/by)

Editor : Aditya Novrian
#trotoar #malang #Pemprov Jatim #soehat