Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

849 Penumpang KA dari Stasiun Pasarsenen menuju ke Malang Terimbas Banjir di Kendal

Galih R Prasetyo • Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:48 WIB
TERLAMBAT DATANG: PT KAI mengeluarkan unit Multi Tie Tamper (MTT) untuk memadatkan jalur kereta api di wilayah Semarang, Kamis lalu (15/1). Itu dilakukan setelah adanya banjir di Kabupaten Kendal.
TERLAMBAT DATANG: PT KAI mengeluarkan unit Multi Tie Tamper (MTT) untuk memadatkan jalur kereta api di wilayah Semarang, Kamis lalu (15/1). Itu dilakukan setelah adanya banjir di Kabupaten Kendal.

MALANG KOTA - Sekitar 849 penumpang kereta api (KA) yang berangkat dari Stasiun Pasarsenen menuju Stasiun Malang terdampak banjir. Problem itu terjadi di KM 20+7/8 Jalur Hulu antara Stasiun Kalibodri - Kaliwungu pada Kamis malam (15/1). Akibatnya, perjalanan para penumpang mengalami keterlambatan.

Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono mengatakan, ada sembilan KA yang terdampak banjir di Kabupaten Kendal itu. Sebanyak dua KA di antaranya berhenti di Malang. Sementara enam KA berhenti di Surabaya dan satu KA di Semarang.

”Untuk relasi Stasiun Pasarsenen - Stasiun Malang yang terdampak adalah KA Majapahit dan KA Jayabaya,” ucap Mahendro, kemarin (16/1). Jika dirinci, KA Majapahit mengangkut 344 penumpang. Sementara KA Jayabaya mengangkut 505 penumpang.

Mahendro melanjutkan, dua KA tersebut terlambat tiba di Stasiun Malang. Untuk KA Majapahit mengalami keterlambatan hampir empat jam. Dari yang seharusnya tiba di Stasiun Malang pukul 06.28, menjadi pukul 10.15.

”Kalau KA Jayabaya baru tiba sekitar pukul 12.10 dari yang dijadwalkan pukul 10.45,” sebut Mahendro. Itu karena terjadi keterlambatan selama 85 menit. Pihak KAI Daop 8 Surabaya pun menyampaikan permintaan maaf atas keterlambatan yang terjadi. Untuk mempercepat perjalanan, KAI melalui Daop 4 Semarang melakukan normalisasi jalur.

Salah satunya menggunakan multi tie tamper (MTT) untuk memadatkan jalur kereta api. Selain normalisasi, KAI juga memberikan service recovery sesuai ketentuan yang berlaku. Itu sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen pelayanan kepada pelanggan. ”Lebih lanjut, kami akan terus memberikan pembaruan informasi secara berkala melalui kanal resmi perusahaan seiring perkembangan situasi di lapangan,” pungkas Mahendro. (mel/by)

Editor : Aditya Novrian
#kereta api (KA) #stasiun malang #kereta terlambat #terdampak banjir