Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kajoetangan Heritage Kota Malang Sedot 3.500 Wisatawan Per Hari

Mahmudan • Senin, 19 Januari 2026 | 10:39 WIB
KOMPAK: Para wisatawan Kajoetangan Heritage berpose menggunakan busana tempo doeloe di trotoar Jalan Basuki Rahmat kemarin (18/1).
KOMPAK: Para wisatawan Kajoetangan Heritage berpose menggunakan busana tempo doeloe di trotoar Jalan Basuki Rahmat kemarin (18/1).

MALANG KOTA – Kota Malang selalu menjadi tempat favorit wisatawan untuk mengisi liburan. Destinasi seperti Kajoetangan Heritage pun kebanjiran wisatawan. Libur panjang Isra’ Mikraj kemarin (18/1), Kajoetangan berhasil menyedot sekitar 3.500 wisatawan per hari. Jumlahnya meningkat drastis dibanding hari biasa yang berkisar 600 wisatawan.

“Puncak kunjungan hari Sabtu (17/1), wisatawan luar kota juga banyak berdatangan,” ujar Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kayutangan Mila Kurniawati.

Dia menambahkan, long weekend musim hujan cenderung rendah dibanding musim kemarau. Menurut dia, itu karena Kajoetangan Heritage merupakan wisata outdoor yang bergantung pada cuaca.

Ketika hujan turun, dia mengatakan, mayoritas pengunjung menyerbu kuliner seperti es serut pojok, Cookies Nyi Aisyiyah, dan ice cream lepen. Total saat ini ada 254 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di kawasan Kajoetangan. Selama libur Isra Mi’raj kemarin, mayoritas UMKM juga mengalami peningkatan transaksi.

“Ramai, meskipun lebih ramai saat Nataru lalu,” lanjut Mila. Dia mengatakan, pengunjung yang hadir juga didominasi wisatawan domestik. Beberapa wisatawan mancanegara juga ada, namun tidak sebanyak kunjungan di bulan Agustus hingga Oktober lalu.

Marissa, salah satu karyawan Es Serut Podjok di Kajoetangan Heritage menuturkan, transaksi di kedai tempat ia bekerja tersebut meningkat drastis. Totalnya hampir dua ribu cup es serut yang terjual setiap hari. “Tidak seramai waktu Nataru, tapi sama-sama ada peningkatan wisatawan,” ujar Marisa.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang Baihaqi mengatakan, tahun ini pihaknya menargetkan 3,4 juta wisatawan masuk Kota Malang.

Target itu naik 10 persen dibanding 2025 lalu. “Tahun lalu kami targetkan 3,3 juta wisatawan dan realisasinya bisa melebihi itu. Jadi, tahun ini optimistis kunjungan wisatawan bisa ditingkatkan lagi,” ujar Baihaqi.

Menurutnya, saat ini industri potensial di bidang pariwisata Kota Malang didominasi kuliner dan belanja. Selain itu, lanjutnya, wisata pendidikan dan kampung-kampung tematik juga banyak menyerap wisatawan. (aff/dan)

Editor : Aditya Novrian
#UMKM #Disporapar #malang #Kajoetangan Heritage