MALANG KOTA - Sekitar 100 ribu orang bakal memadati area Stadion Gajayana pada 7 dan 8 Februari mendatang. Mereka dalam rangka perayaan Harlah Nahdlatul Ulama (NU) se-Jawa Timur. Untuk meminimalkan dampak ke wilayah sekitar, persiapan sudah dilakukan jauh-jauh hari.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat sebagai ketua pelaksana harlah menuturkan, perkembangan terakhir ada 100 ribu orang yang akan berkumpul di Stadion Gajayana. Perkiraan jamaah yang hadir itu terus mengalami kenaikan dari rapat ke rapat.
”Informasi dari PWNU Jatim, kemungkinan pak presiden juga hadir pada puncak acara. Sehingga seluruh persiapan terus kami matangkan,” ujar dia, kemarin. Persiapan yang telah dilakukan, salah satunya yakni menentukan tempat transit bagi jamaah dari luar kota. Kemudian waktu drop zone juga akan diatur. Agar tidak terjadi kepadatan yang cukup tinggi di satu titik.
”Kami akan menggunakan sekolah-sekolah yang ada di sekitar Stadion Gajayana. Kemudian fasilitas dari TNI dan perguruan tinggi untuk drop zone dan transit jamaah,” jelasnya. Selain persiapan acara, Wahyu mengatakan bahwa pihaknya juga gencar melakukan sosialisasi kepada warga Kota Malang.
Dengan jumlah jamaah yang mencapai 100 ribu orang, dipastikan ada kepadatan lalu lintas dan dampak lainnya. ”Jauh hari sebelum pelaksanaan acara, saya mohon maaf kepada warga Kota Malang pasti akan terganggu pada 7 dan 8 Februari,” ucap mantan Sekda Kabupaten Malang itu.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang Baihaqi menambahkan, secara prinsip Stadion Gajayana siap digunakan untuk kegiatan berskala besar.
Kapasitas stadion itu mencapai 20 hingga 25 ribu jamaah. ”Di area rumput stadion bisa menampung sekitar 10 ribu orang. Sementara tribun kapasitasnya maksimal mencapai sekitar 15 ribu jamaah,” jelasnya.
Selain area dalam stadion, Pemkot Malang juga menyiapkan kawasan luar. Sebagai antisipasi lonjakan jumlah jamaah. Area sekitar stadion dinilai mampu menampung hingga 70 ribu orang. ”Kalau estimasi kehadiran mencapai sekitar 100 ribu jamaah, maka kawasan luar stadion akan dimanfaatkan. Jalan-jalan di sekitar sudah dikondisikan,” ungkapnya.
Penyiapan infrastruktur pendukung juga telah dilakukan. Seperti akses jalan, air minum, hingga fasilitas wudhu. ”Seluruh unsur (lembaga vertikal) terlibat dan berperan sesuai tugas masing-masing. Kami akan memaksimalkan potensi yang ada,” pungkas Baihaqi. (adk/by)
Editor : Aditya Novrian