MALANG KOTA — Penyediaan fasilitas pendukung bagi operasional becak listrik di Kota Malang mulai dipersiapkan. Salah satu langkah awal yang dilakukan adalah rencana pembangunan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) untuk melayani kebutuhan pengisian daya para pengayuh becak listrik.
Manager UP3 PLN Malang Agung Wibowo menjelaskan, sistem kelistrikan becak listrik tersebut relatif sederhana dan menyerupai motor listrik.
”Becak listrik ini hanya membutuhkan charger dengan colokan listrik biasa. Daya maksimalnya sekitar 160 watt,” ujar Agung kepada Jawa Pos Radar Malang kemarin.
Baca Juga: Polresta Malang Kota Siap Fasilitasi SIM Becak Listrik
SPLU yang akan dibangun nantinya dirancang menggunakan kWh meter. Setiap unit SPLU minimal memiliki kapasitas token sebesar 500 kWh. Selain itu, jumlah colokan listrik akan disesuaikan dengan jumlah becak listrik yang mangkal di sekitar lokasi SPLU. Dalam satu SPLU, pengisian daya diperkirakan dapat melayani sekitar lima hingga sepuluh unit becak listrik sekaligus.
Berdasar kapasitas baterai becak listrik, waktu pengisian daya hingga penuh diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga jam. Namun demikian, Agung menyebut pembangunan SPLU masih menunggu penetapan lokasi dari Pemerintah Kota Malang.
”Setelah lokasi ditetapkan, kami akan langsung melakukan pembangunan,” katanya.
Sebagai bentuk dukungan awal, PLN juga berencana memberikan token listrik secara gratis kepada para pengayuh becak listrik. Bantuan tersebut diberikan pada tahap awal operasional SPLU sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR).
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang Eko Sri Yuliadi mengatakan, kebutuhan fasilitas pengisian daya becak listrik sudah menjadi perhatian Wali Kota Malang Wahyu Hidayat. Setelah penyerahan becak listrik, pemkot langsung berkoordinasi dengan PLN untuk menyiapkan infrastruktur pendukungnya.
”Kami sudah berdiskusi dan bekerja sama dengan PLN untuk menentukan lokasi-lokasi pengisian daya yang mudah dijangkau para pengayuh becak listrik,” ujar Eko.
Pemkot Malang menargetkan pembangunan SPLU bisa direalisasikan sebelum Lebaran. Jika sesuai rencana, fasilitas tersebut diharapkan sudah bisa digunakan sekitar Maret 2026, sehingga operasional becak listrik dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan. (mel/adn)
Editor : Aditya Novrian