MALANG KOTA – Dibukanya segel kantor DPD Partai Golkar Kota Malang pada Minggu (1/2) sore menandai babak baru perjalanan partai berlambang pohon beringin tersebut. Ketua DPD Golkar Kota Malang periode 2025–2030 Djoko Prihatin menegaskan, seluruh kader kini telah berada dalam satu barisan dan siap menatap agenda politik lima tahun ke depan.
Kantor tersebut sebelumnya disegel sejak 14 Desember 2025 akibat dinamika internal partai pasca-musyawarah daerah (musda). Pada momen itu, Djoko sekaligus memperkenalkan jajaran pengurus inti DPD Golkar Kota Malang.
Posisi sekretaris dijabat Teguh Dewanto, bendahara diisi Hendi Suryo Laksono, Ketua Bidang Organisasi dipercayakan kepada Suryadi, serta Ketua Bidang Hukum dijabat Trijahjanto.
Djoko menyampaikan, Surat Keputusan kepengurusan telah diterbitkan pada 28 Januari 2026. Dengan keluarnya SK tersebut, hasil musda dinyatakan sah dan final. ”Artinya tidak ada lagi alasan untuk menolak hasil musda. Golkar Kota Malang sekarang satu komando,” tegasnya.
Ia memastikan tidak ada lagi kubu-kubu di internal partai. Semua pihak yang sebelumnya berseberangan telah sepakat untuk islah. ”Kami akan merangkul semua, termasuk pesaing saya saat pemilihan kemarin. Golkar harus solid,” tegas dia.
Pelantikan pengurus DPD Golkar Kota Malang dijadwalkan berlangsung pada 15–17 Februari mendatang dan akan dipimpin langsung Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia. Sambil menunggu pelantikan, pengurus baru telah menggelar rapat pleno perdana.
Meski pilkada masih tiga tahun lagi, persiapan disebut sudah dimulai, termasuk membahas target peningkatan kursi DPRD Kota Malang. Selain itu, partai juga menyiapkan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Malang Suryadi menambahkan, konsolidasi internal menjadi langkah awal pengurus baru. ”Setelah solid, program kerja lima tahun akan kami susun bersama. Dinamika itu biasa, Golkar tahu cara merakit kembali,” pungkasnya. (adk/adn)
Editor : Aditya Novrian