Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Imlek Berembus dari Altar Eng An Kiong Kota Malang

Mahmudan • Kamis, 12 Februari 2026 | 09:21 WIB
TRI DHARMA: Pengurus Kelenteng Eng An Kiong membersihkan patung dewa menjelang perayaan Hari Raya Imlek yang jatuh pada 17 Februari 2026.
TRI DHARMA: Pengurus Kelenteng Eng An Kiong membersihkan patung dewa menjelang perayaan Hari Raya Imlek yang jatuh pada 17 Februari 2026.

MALANG KOTA - Geliat Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili 2026 sudah mulai terasa sejak sepekan terakhir. Tidak hanya dari ornamen-ornamen di tempat umum, tapi juga kelenteng. Salah satunya ditunjukkan melalui sembahyang Song Shen Jie di Kelenteng Eng An Kiong kemarin (11/2).

Ibadah tersebut biasanya dilakukan tujuh hari menjelang Imlek. Sembahyang itu dilakukan di beberapa altar Kelenteng Eng An Kiong untuk mengantarkan para dewa suci. Kepergian para dewa untuk melaporkan perbuatan umat selama satu tahun.

Wakil Ketua Umum Yayasan Kelenteng Eng An Kiong Herman Subianto memaparkan, ibadah dimulai sekitar pukul 11.00. Diikuti sekitar 75 orang. "Mereka tidak hanya dari Kota Malang dan beberapa daerah di sekitarnya," jelasnya.

Sembahyang digelar dengan difasilitasi oleh pengurus Tri Dharma. Terdiri atas pengurus agama Buddha, Taoisme, serta Konghucu. Sebelum sembahyang, ada kegiatan lain yang rutin digelar, yakni bersih-bersih di seluruh altar, ruangan, dan patung dewa-dewi. "Tujuannya agar seluruh sudut kelenteng bersih," sambung Herman.

Kemudian saat Imlek yang berlangsung pada 17 Februari depan, ada sembahyang bersama sejak pagi sampai sore. Meliputi doa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan para dewa. Juga ada sembahyang Jie Shen Jie yang digelar empat hari setelah Imlek.

"Makna sembahyang ini adalah menjemput kembali para dewa untuk ke tempat masing-masing," sambung lelaki yang juga ketua agama di Kelenteng En An Kiong tersebut.

Herman menyebut rangkaian Imlek tahun ini lebih banyak digelar untuk kalangan internal. Tidak ada penampilan wayang potehi dan cap go meh yang digelar besar-besaran seperti sebelumnya. Itu karena perayaan Imlek berdekatan dengan Ramadan. (mel/dan)

Editor : A. Nugroho
#sembahyang #kelenteng eng an kiong #Imlek #malang