Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pedagang Pasar Induk Gadang Kota Malang Boyongan setelah Lebaran

Mahmudan • Jumat, 13 Februari 2026 | 09:39 WIB
SARPRAS: Pekerja membangun lapak di tempat relokasi kemarin (12/2). Pasar penampungan sementara ini akan ditempati para pedagang PIG.
SARPRAS: Pekerja membangun lapak di tempat relokasi kemarin (12/2). Pasar penampungan sementara ini akan ditempati para pedagang PIG.

MALANG KOTA – Tak lama lagi, pedagang Pasar Induk Gadang (PIG) akan boyongan ke pasar relokasi, kemudian ruas jalan depan pasar dibangun. Saat ini, pembangunan pasar penampungan sementara sedang berlangsung. Nantinya, pedagang akan menempati lapak dengan ukuran panjang 4 meter dan lebar 8 meter.

Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang Eko Sri Yuliadi memaparkan, pengerjaan pasar relokasi masih sesuai jadwal. Menurut rencana, pedagang akan menempati lapak baru setelah Lebaran.

”Dalam membangun lapak, kami hanya melakukan pengawasan. Pengerjaan sepenuhnya dilakukan pedagang," tutur Eko di sela meninjau pembangunan lapak kemarin. Dia mengatakan, Pemkot Malang dalam relokasi hanya menyediakan lahan. Sedangkan anggaran pembangunan lapak merupakan swadaya pedagang.

Eko mengaku tidak bisa menentukan target penyelesaian karena tidak ikut membiayai. Namun dia memperkirakan pasar relokasi sudah rampung Maret atau April depan. "Pedagang pindah ketika tempat relokasi sudah jadi 100 persen.

Selama masih pembangunan mereka tetap di tempat lama," terang pejabat eselon II B Pemkot Malang itu. Setelah dilakukan relokasi, jalan di depan PIG bakal diperlebar dan diperbaiki. Perbaikan serta pelebaran jalan dibiayai pemerintah pusat melalui dana alokasi khusus (DAK).

Di lain pihak, Koordinator Pedagang Pasar Ikan PIG Abdul Jamal menuturkan, untuk pedagang buah membutuhkan lapak semi-permanen. Sebab barang dagangan mereka juga disimpan di lapak tersebut. Sedangkan pedagang pasar ikan lebih simpel.

"Kalau pedagang ikan hanya membutuhkan meja saja sudah bisa berjualan. Karena kalau tidak habis, ikannya harus ditaruh di freezer," terangnya. Selain pembangunan lapak, nantinya tempat relokasi akan dilengkapi fasilitas parkir. Sehingga tidak ada lagi kendaraan yang parkir sembarangan. (adk/dan)

Editor : A. Nugroho
#pig #dak #Diskopindag #malang