Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Antar Jemput Gratis, Angkutan Pelajar Ditarget Beroperasi Bulan Ini

Aditya Novrian • Sabtu, 14 Februari 2026 | 11:00 WIB

TUNGGU PERWAL: Mikrolet melintas di bundaran Jalan Tugu kemarin (13/2). Sebagian akan dioperasikan menjadi angkutan pelajar.
TUNGGU PERWAL: Mikrolet melintas di bundaran Jalan Tugu kemarin (13/2). Sebagian akan dioperasikan menjadi angkutan pelajar.

MALANG KOTA – Tak lama lagi, pelajar di Kota Malang akan menikmati fasilitas antar dan jemput sekolah gratis. Itu karena angkutan pelajar akan segera beroperasi. Jika tidak ada aral, bulan ini sudah beroperasi.

Saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Malang sedang finalisasi pembahasan peraturan wali kota (perwal) sebagai pedoman teknis pelaksanaan. Tahun ini pemkot sudah mengalokasikan anggaran Rp 1,9 miliar untuk realisasi angkutan pelajar. Skemanya menggunakan subsidi atau buy the service (BTS). Para pelajar tidak perlu membayar biaya angkutan karena ditanggung Pemkot Malang.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan, pembahasan perwal terus berjalan. Masih ada beberapa poin yang dibahas bersama dengan dinas perhubungan (dishub). Mulai dari teknis pelaksanaan hingga kelayakan armada. "Kami harus memastikan keamanan pelajar. Untuk itu pembahasan masih terus berlangsung.  Termasuk melihat jumlah armada yang tersedia untuk angkutan pelajar," ujar Wahyu kemarin.

Baca Juga: Pemerintah Kota Malang Butuh 80 Sopir Angkot Pelajar, Rekrutmen Segera Dibuka

Dia mengatakan, pihaknya tidak ingin tergesa-gesa menjalankan angkutan pelajar. Butuh persiapan dan pedoman yang matang. Namun di sisi lain, pembahasan dilakukan secara intensif agar operasional bisa segera dimulai. "Kami usahakan bulan ini sudah beroperasi," terang pemilik kursi N1 itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang Widjaja Saleh Putra menerangkan, selain membahas teknis pelaksanaan angkutan pelajar, juga mematangkan teknis pembayaran untuk sopir yang terlibat. Direncanakan ada 80 armada yang dijalankan untuk program angkutan gratis. Sebelumnya telah dilakukan seleksi oleh koperasi yang didirikan sopir angkot. "Nantinya ada e-katalog, karena ini sistem buy the service. Ini masih kami matangkan bersama koperasi," ujar Jaya.

Untuk trayek angkutan pelajar nanti akan dilakukan kombinasi. Jaya menuturkan, pihaknya masih mengandalkan trayek lama angkot. Karena jalur itu sudah menjangkau beberapa sekolah. "Ada trayek baru, tapi mungkin tidak banyak. Kami pastikan seluruh sekolah terlayani angkutan gratis," tandasnya.(adk/dan)

Disunting Kembali: Diva Ayu Herdianasari

Editor : Aditya Novrian
#Pelajar #Angkot #antar jemput #angkutan #Kota Malang #gratis