Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kawasan Soehat Malang Bakal Disulap Jadi Kota Masa Depan, Pemkot Siapkan Desain Futuristik

Mahmudan • Rabu, 18 Februari 2026 | 09:00 WIB

Jalan Soekarno-Hatta kini dikenal sebagai salah satu sentra kawasan perekonomian di Kota Malang. Dulu banyak area persawahan di sana (Darmono/ Radar Malang).
Jalan Soekarno-Hatta kini dikenal sebagai salah satu sentra kawasan perekonomian di Kota Malang. Dulu banyak area persawahan di sana (Darmono/ Radar Malang).

MALANG KOTA – Kawasan Soekarno-Hatta (Soehat) bakal berwajah baru. Dirancang menjadi kota masa depan. Salah satunya bakal dibangun skywalk atau jembatan layang untuk pejalan kaki. Pembangunannya diupayakan dibiayai bank dunia.

Penataan kawasan Soehat tersebut tercantum dalam draf Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL). Rencana tersebut sudah mencuat sejak 2024 lalu, namun desainnya baru disusun Pemerintah Kota (Pemkot) Malang pada 2025. Penyusunan melibatkan akademisi Universitas Brawijaya (UB).

Baca Juga: Penghijauan Kawasan Soehat Membutuhkan 290 Bibit Pohon Tabebuya

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan, pemkot bekerja sama dengan beberapa akademisi Universitas Brawijaya (UB). Sebab, pihaknya ingin menyulap Soehat menjadi kawasan yang berbeda.

"Kami ingin menjadikan Soehat sebagai kawasan yang berbeda. Kawasan mahasiswa sekaligus kawasan milenial,” ujar Wahyu.

Rencana itu dilontarkan karena dia melihat Soehat sangat potensial. Ada banyak kafe, pusat pertokoan, layanan jasa, hingga kampus. Kondisi tersebut dinilai menjadi daya tarik tersendiri, apalagi geliat Soehat berlangsung hampir 24 jam.

Baca Juga: Transformasi Jalan Soehat Malang: Dulu Ada Dua Desa Kuno dan Perkebunan Kopi

Dalam draft RTBL yang sudah disusun tersebut, Wahyu menyebut akan ada penambahan fasilitas. Salah satunya adalah jembatan yang futuristik. Modelnya adalah skywalk atau jalur pedestrian yang berada di atas.

”Nantinya jalur pedestrian akan kami atur. Jadi tidak hanya pedestrian yang ada di bawah," sebut lelaki asal Kelurahan Bareng itu.

Menurut Wahyu, rencana menambah skywalk akan membuat nyaman pejalan kaki seperti mahasiswa. Terutama yang ingin berkunjung ke kafe, pusat kuliner, atau lokasi-lokasi yang ada di sisi barat maupun timur tanpa khawatir menyeberang jalan raya. (mel/dan)

Editor : Aditya Novrian
#Penataan #soehat