Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Proyek Wajah Baru Jalan Soekarno-Hatta Malang, Jalur Pedestrian Mulai Diperbaiki Tahun Ini

Aditya Novrian • Sabtu, 21 Februari 2026 | 16:30 WIB

SEGERA  dITATA: Jalur  pedestrian di  kawasan Jalan  Soekarno-hatta  masuk daftar  area yang akan  ditata dalam  draf Rencana  Tata Bangunan  dan lingkungan  (RTBl).
SEGERA dITATA: Jalur pedestrian di kawasan Jalan Soekarno-hatta masuk daftar area yang akan ditata dalam draf Rencana Tata Bangunan dan lingkungan (RTBl).

MALANG KOTA – Sejumlah infrastruktur di kawasan SoekarnoHatta (Soehat) diwacanakan untuk diperbaiki. Selain membuka opsi memoles jembatan dan membangun sky walk (jalur pe destrian melayang), trotoar juga masuk daftar yang berpotensi diperbaiki.

Wacana perbaikan ter masuk bagian dari proyek wajah baru Soehat. Tujuan nya menjadikan Soehat kota masa depan. Penataan jalur pedestrian rencananya dimulai oleh Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Jatim pada tahun ini.

Bagian yang ditata mulai dari dekat jembatan dan Polinema sampai Rumah Sakit Universitas Brawijaya (RSUB). Namun, pemkot masih menunggu pelaksanaan pengerjaan pedestrian. Sebab kabarnya masih dalam tahap pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Provinsi (Pem prov) Jatim.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang Ade Herawanto mengatakan, tidak menutup kemungkinan ke depan ada penataan pe destrian secara menyeluruh. ”Nanti bisa dilanjutkan sampai ke Jalan Borobudur atau patung pesawat,” kata dia.

Baca Juga: Penataan Kawasan Soehat Malang Dibagi Menjadi Tiga Zona

Dimensinya juga dise suaikan dengan pengerjaan pedestrian yang digarap Dinas PU SDA Provinsi Jawa Timur. Salah satunya memiliki ukuran lebar 4 meter. ”Dalam rencana kami, juga ada tambahan beberapa street furniture,” sebut Ade. Penam ba han tersebut berupa signage atau penunjuk arah. Baik dalam bentuk tiang mau pun papan berdiri. Selain itu, juga ada bollard, pot bunga, hingga pagar pembatas.

Di lain pihak, Ketua Tim Perancangan Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL) Kawasan Soehat Chai rul Maulidi menyampaikan, rencana penataan jalur pedestrian tetap mengedepankan keamanan. Selain itu, kualitas estetika maupun kenyamanan pengguna jalan.

Di samping street furniture, dia melanjutkan, di jalur pe destrian juga bakal ada ruang untuk inlet atau pintu air. Adanya ruang khusus inlet menjadi area yang diamankan. Minimal hanya boleh digunakan pengendara yang menepi jika ada masalah pada kendaraan. (mel/dan)

Disunting Kembali: Diva Ayu Herdianasari

Editor : Aditya Novrian
#Jalur Pedestrian #proyek #Kota Malang #soehat