Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pemkot Malang Sorot Aset Perumda Tunas yang Dibiarkan Telantar

Mahmudan • Kamis, 26 Februari 2026 | 10:51 WIB

 

 

MAKSIMALKAN ASET: Para pekerja memasukkan komoditas untuk disimpan di cold storage milik Perumda Tunas kemarin (25/2)
MAKSIMALKAN ASET: Para pekerja memasukkan komoditas untuk disimpan di cold storage milik Perumda Tunas kemarin (25/2)

MALANG KOTA – Tak semua fasilitas milik Perumda Tugu Aneka Usaha (Tunas) dimaksimalkan untuk mendulang omzet perusahaan. Adanya aset telantar karena tak dimanfaatkan itu menjadi sorotan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Dispangtan) Kota Malang Slamet Husnan Hariadi yang mendampingi wali kota inspeksi pada Senin lalu (23/2) mengungkap, terdapat beberapa bidang usaha di bawah naungan Perumda Tunas.

Namun belum semua aset, baik berupa lahan maupun bangunan dimanfaatkan dengan maksimal. Di antaranya, bangunan yang dulu digunakan untuk poskeswan dan kios, hingga kini masih kosong.

"Arahan dari pak wali kota saat peninjauan Senin lalu (23/2), Perumda Tunas harus memaksimalkan pemanfaatan aset, sehingga lebih produktif dan mendongkrak PAD," jelas Slamet kemarin. Menurut dia, salah satu yang bidang usaha yang saat ini memiliki potensi adalah cold storage. Slamet mengatakan, ada dua unit cold storage.

"Satu memiliki kapasitas delapan ton, sedangkan satu lagi memiliki kapasitas 150 ton," terang pejabat eselon II B Pemkot Malang tersebut.

Kemudian satu unit cold storage lagi yang memiliki kapasitas 2 ton. Lokasinya berada di timur jalan. Namun saat ini masih dalam tahap pemeliharaan. Selain itu, dia melanjutkan, ada chiller atau mesin pendingin berkapasitas 15 ton. Beberapa mesin tersebut digunakan untuk menyimpan komoditas seperti ayam dan sayur-sayuran.

Sementara itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyampaikan bahwa 1 unit cold storage di Perumda Tunas sudah dimanfaatkan oleh perusahaan kuliner terkenal. "Satu lagi untuk beberapa usaha pribadi yang ikut menitipkan barang," jelas dia.

Wahyu mengungkapkan, komoditas yang disimpan dalam cold storage adalah komoditas ekspor. Mulai ayam, sayur, hingga produk olahan lokal lainnya. "Saya melihat ada daun turi, daun singkong, daun melinjo, tewel, dan tape. Seluruh komoditas itu semuanya diekspor," ungkapnya. (mel/dan)

Editor : A. Nugroho
#Tunas #dispangtan #Pemkot Malang #malang