Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Tangkal Banjir Soehat, BPBD Sarankan Pembersihan Sedimentasi Secara Berkala

Bayu Mulya Putra • Jumat, 6 Maret 2026 | 09:45 WIB

 

Ilustrasi  Bencana Alam Banjir
Ilustrasi Bencana Alam Banjir

MALANG KOTA – Kasus banjir atau genangan yang terjadi di Jalan Soekarno-Hatta (Soehat) terus dicatat BPBD Kota Malang. Terakhir kali, mereka mencatat kasus banjir pada 2 Maret lalu. Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Malang Surya Adi Nugraha menerangkan, dua banjir lainnya terjadi pada bulan Februari.

Tepatnya pada 5 dan 9 Februari lalu. ”Kondisi air yang paling tinggi pada tanggal 2 Maret itu,” kata dia. Menurut Surya, penyebab utama banjir adalah ketidakmampuan saluran drainase menampung lonjakan debit air.

Sebab, hujan lebat pada 2 Maret lalu berlangsung cukup lama. ”Dari pemantauan kami, luapan air mulai terjadi pukul 17.30. Selanjutnya berangsur surut 19.00, dan surut total pukul 19.30,” tambah Surya.

Ketika Soehat meluap, wilayah di sekitarnya umumnya berdampak. Contohnya BPBD mencatat dua lokasi di Kecamatan Lowokwaru yang sering mengalami genangan. Titik selanjutnya yang ikut terdampak di kawasan Jalan Ikan Tombro, Kelurahan Mojolangu.

Genangan air juga kerap menghambat akses warga di kawasan Jalan Sudimoro, Kelurahan Mojolangu. Di sana, ketinggian air dilaporkan bervariasi. Titik terdalamnya mencapai kurang lebih 80 sentimeter. ”Titik paling krusial ya di Soehat, karena mengganggu arus lalu lintas yang cukup panjang,” tutur pejabat yang pernah berdinas di DPUPRPKP Kota Malang itu.

Sebagai langkah tindak lanjut, BPBD Kota Malang merekomendasikan beberapa poin penting untuk mencegah kejadian serupa. Di antaranya pembersihan saluran drainase dari sedimen dan sampah secara berkala. Serta penguatan Gerakan Angkut Sampah dan Sedimen (GASS) di tingkat RT/RW.

Mereka juga mengusulkan pembangunan Rain Storage Infiltration Facility (RSIF) atau embung di kawasan rawan genangan. ”Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Mengingat potensi hujan susulan masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan,” tandas Surya. (adk/by)

Editor : A. Nugroho
#Kabid #malang #soehat #bpbd kota malang