Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Sejumlah Titik Kota Malang saat Arus Mudik Lebaran 2026, Berikut Detailnya

Aditya Novrian • Selasa, 10 Maret 2026 | 13:30 WIB

 

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana (kiri) dan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat melakukan rapat koordinasi jelang Lebaran pada Senin (9/3). (Polresta Malang Kota for Radar Malang)
Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana (kiri) dan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat melakukan rapat koordinasi jelang Lebaran pada Senin (9/3). (Polresta Malang Kota for Radar Malang)

MALANG KOTA – Kepadatan lalu lintas diprediksi terjadi di Kota Malang menjelang libur panjang Lebaran tahun ini. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Polresta Malang Kota menyiapkan sejumlah skema rekayasa lalu lintas.

Langkah tersebut dibahas dalam rapat koordinasi bersama Pemerintah Kota Malang pada Senin (9/3). Salah satu fokus pembahasan adalah potensi lonjakan kendaraan yang masuk maupun keluar Kota Malang selama masa libur Lebaran.

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana mengatakan pengamanan lalu lintas akan dilakukan melalui Operasi Ketupat Semeru 2026. Operasi tersebut menjadi agenda rutin kepolisian dalam mengamankan arus mudik dan balik saat Hari Raya Idul Fitri.

Menurut Kholis, Malang Raya menjadi salah satu wilayah dengan mobilitas tinggi saat Lebaran. Selain menjadi daerah tujuan mudik, kawasan ini juga dikenal sebagai destinasi wisata dan pusat belanja.

“Kalau dilihat dari penekanan pimpinan, Malang Raya ini merupakan daerah tujuan wisata sekaligus belanja,” ujarnya.

Karena itu, pengaturan lalu lintas tidak hanya dilakukan di wilayah Kota Malang. Polisi juga berkoordinasi dengan kepolisian di Kabupaten Malang dan Kota Batu untuk memantau pergerakan kendaraan di kawasan Malang Raya.

Sejumlah jalur utama yang diprediksi mengalami peningkatan volume kendaraan menjadi perhatian. Di antaranya jalur dari Exit Tol Karanglo, Pakis, Lawang, hingga Madyopuro.

Selain itu, jalur dari arah Slorok dan Pakisaji yang masuk ke Kota Malang melalui kawasan Sukun juga menjadi titik yang dipantau.

Polisi akan memantau peningkatan volume kendaraan di titik-titik tersebut sebelum menentukan skema rekayasa lalu lintas yang diterapkan.

“Pertama kami lihat dulu lonjakan kendaraan berapa persen. Setelah itu baru ditentukan skema rekayasa lalu lintas yang paling tepat untuk masing-masing jalur,” jelas Kholis.

Penulis: Nabila Amelia

Editor : Aditya Novrian
#lebaran #polisi #lalin #Kota Malang