Kebutuhan Listrik saat Lebaran di Malang Raya Diprediksi Naik 15 Persen
MALANG KOTA - Seperti tahun-tahun sebelumnya, kebutuhan listrik saat Lebaran dipastikan meningkat. Estimasinya naik antara 10 sampai 15 persen dari rata-rata kebutuhan harian.
Untuk diketahui, rata-rata kebutuhan harian listrik di Malang Raya berkisar di angka 670 Megawatt (MW). Manajer Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN Malang Agung Wibowo mengatakan, dengan prediksi yang ada, ada peningkatan kebutuhan listrik di angka 737 MW sampai 770 MW.
Dia memastikan bahwa estimasi peningkatan kebutuhan listrik itu bukan kendala. ”Kebutuhan listrik masyarakat di Malang Raya disuplai dari 11 gardu induk. Setiap gardu memiliki kapasitas yang berbeda. Ada yang antara 30 MW sampai 60 MW,” kata Agung.
Dia melanjutkan, beban puncak dari seluruh gardu sebesar 592 MW, dengan cadangan daya sebesar 358 MW. Sehingga, jika terjadi peningkatan masih bisa terakomodir.
Agung melanjutkan, peningkatan kebutuhan listrik saat Lebaran umumnya terjadi karena intensitas penggunaan alat elektronik bertambah. Seperti AC hingga kompor listrik. Terutama di lingkungan rumah tangga.
Tak hanya di lingkungan rumah tangga, kebutuhan listrik diprediksi juga akan meningkat di tempat-tempat keramaian. Misalnya saja di masjid, pos polisi, tempat wisata, hingga pusat perbelanjaan.
”Untuk itu, sejak 13 Maret sampai sepekan setelah Lebaran, kami tetap siaga. Kesiapsiagaan dilakukan melalui 14 posko yang terdiri dari UP3 PLN Malang dan 13 ULP (unit layanan pelanggan) yang tersebar di Malang Raya,” tegas Agung.
Dengan harapan, jika ada gangguan, personel bisa melakukan penanganan kurang dari satu jam. Assistant Manager Jaringan UP3 PLN Malang Vandy Faizal Putra menambahkan, selain posko siaga, ada 850 personel yang dikerahkan selama masa Lebaran.
Terdiri dari 176 personel PLN dan 404 petugas pelayanan teknik (yantek). ”Lalu ada petugas mitra sebanyak 250 personel,” beber dia. Di samping SDM, ada peralatan kerja yang mendukung para personel. Meliputi 47 armada.
Ditambah dengan 40 sepeda motor untuk layanan keliling. Selain itu, 4 unit uninterruptible power supply (UPS), 20 unit gardu bergerak, 3 genset portable, dan 1 unit cubicle kabel bergerak. (mel/by)
Editor : Bayu Mulya Putra