MALANG KOTA - Kegiatan berbagi kembali digelar Forum Komunikasi Warga Tionghoa Malang Raya (FKWTMR), kemarin (17/3). Bersama Jawa Pos Radar Malang, mereka menyalurkan 350 paket sembako.
Bantuan itu menyasar masyarakat yang kerap bekerja di jalan. Seperti loper koran, tukang becak, pemulung, tukang sampah, dan masyarakat kurang mampu lainnya. Penyaluran diselenggarakan di Kantor Sekretariat FKWTMR, di Jalan Jenderal Basuki Rahmat, Kecamatan Klojen.
Sejak pukul 08.00, ratusan masyarakat dari berbagai kalangan sudah antre untuk mengambil sembako sembari memegang kupon. Pembagian bantuan itu berjalan dengan lancar dan dikawal langsung oleh personel Polsek Klojen dan Koramil Klojen.
Wakil Ketua Umum FKWTMR Sutjipto Goenawan menjelaskan, 350 paket sembako itu berisi beras seberat 5 kg, minyak goreng 1 liter, gula pasir 1 kg, serta 1 karton mi instan.
Dari tahun ke tahun, jumlah penerima sembako makin meningkat. ”Mereka yang dapat kupon itu lansia-lansia yang kami pilih langsung saat mereka sedang bekerja di jalan,” ujar dia. Pria yang akrab disapa Go See Kay itu menuturkan, dia bersama tim sudah berkeliling ke lokasi-lokasi di seluruh Kota Malang.
Tujuannya agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan sampai ke penerima yang membutuhkan. ”Pembagian kupon secara langsung itu kami lakukan seminggu sebelum penyaluran sembako. Ternyata banyak sekali calon penerima bantuan yang jujur,” lanjut Sutjipto.
Itu makin mendorong semangat dia bersama tim untuk berbagi. Tahun depan, pihaknya berharap paket sembako yang disalurkan bisa lebih banyak dan isinya beragam. Kegiatan itu juga dihadiri Direktur Jawa Pos Radar Malang Tauhid Wijaya.
Menurut dia, momen pembagian sembako saat Ramadan oleh forum warga Tionghoa sangat tepat. ”Itu menjadi wujud nyata rasa toleransi dan kepedulian sosial yang tinggi dan sudah lama diterapkan di FKWTMR,” papar Tauhid.
Dia juga berharap kolaborasi tahunan itu selalu memberi manfaat bagi penerimanya. Terutama saat kondisi ekonomi sedang sulit seperti saat ini. Hadirnya kepedulian melalui pemberian sembako menjadi angin segar bagi masyarakat yang mayoritas berstatus rentan terhadap ekonomi. (aff/by)
Editor : Bayu Mulya Putra