Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

135 Kuota Program Mudik Gratis di Kota Malang Tak Terpakai

Andika Satria Perdana • Rabu, 18 Maret 2026 | 12:35 WIB
JADI BAHAN EVALUASI: Peserta mudik gratis bersiap berangkat dari Balai Kota Malang, kemarin (17/3). (Darmono / Radar Malang)
JADI BAHAN EVALUASI: Peserta mudik gratis bersiap berangkat dari Balai Kota Malang, kemarin (17/3). (Darmono / Radar Malang)

 MALANG KOTA - Program mudik gratis menyisakan banyak kursi kosong. Dari total 467 kuota yang disediakan, hanya 332 kursi yang terisi. Dengan begitu, tersisa 135 kuota yang tidak dimanfaatkan warga. 

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang Widjaja Saleh Putra menerangkan, masih banyaknya kuota yang tersisa itu bakal menjadi bahan evaluasi. Pada tahun ini, ada satu rute yang kurang diminati pemudik. Yaitu rute menuju Bangkalan. 

Dari data dishub, tujuan Bangkalan masih tersisa hingga 50 kursi. Di sisi lain, tujuan Sumenep memiliki banyak peminat. Tetapi tidak ada rute yang disediakan. ”Rute di Madura paling jauh untuk tahun ini ke Sampang. Karena lebih banyak peminat ke Sumenep, menjadi evaluasi kami tahun depan,” ujar dia. 

Khusus untuk tujuan favorit, tercatat ada dua rute. Yaitu Malang - Banyuwangi dan Malang - Ponorogo. ”Ke Banyuwangi ada dua rute, melalui Jember dan Bondowoso. Semuanya penuh,” imbuh Jaya. 

Dia menambahkan, satu armada sebenarnya berkapasitas 55 kursi. Namun untuk kenyamanan, hanya diisi maksimal 40 orang. Sehingga penumpang tidak berdesakan di dalam bus. ”Karena ada anak dan bayi, sehingga kami mengutamakan kenyamanan,” tambahnya. 

Sementara itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menuturkan, program mudik gratis kali ini merupakan kolaborasi antara Pemkot Malang dan pihak swasta. Dengan keterbatasan anggaran, pihaknya menggandeng perusahaan otobus (PO) di Kota Malang. 

”Dengan mudik gratis harapan kami bisa meminimalkan kecelakaan lalu lintas. Karena mereka sebelumnya biasa menggunakan kendaraan roda dua,” tutur Wahyu. Meskipun anggaran terbatas, dia menekankan, pemkot tetap mengupayakan program mudik tetap berjalan. 

Ini merupakan bentuk kehadiran Pemkot Malang memastikan warganya tetap mendapatkan layanan terbaik. ”Kami memastikan pemerintah hadir untuk membuat warga nyaman menyambut Lebaran,” pungkasnya. (adk/by)

Editor : Bayu Mulya Putra
#mudik gratis malang #Pemkot Malang #Kota Malang #mudik gratis