Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Jalanan Kota Malang Makin Padat saat Puncak Arus Mudik 2026, Meningkat Sekitar 50 Ribu Kendaraan Dibanding Tahun Lalu

A. Nugroho • Jumat, 20 Maret 2026 | 20:41 WIB
MAKIN PADAT: Petugas Dishub Kota Malang memantau arus lalu lintas.

Dishub Kota Malang for Radar Malang
MAKIN PADAT: Petugas Dishub Kota Malang memantau arus lalu lintas. Dishub Kota Malang for Radar Malang.


MALANG KOTA, RADAR MALANG  -  Warga pengguna jalan di Kota Malang tampaknya harus waspada soal kemacetan. Hal ini karena data Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang menyebutkan saat puncak arus mudik tahun ini, jumlah kendaraan yang melintas bakal semakin padat.

Hal itu tercermin dari dua hari pemantauan arus mudik, yakni tanggal 17 dan 18 Maret 2026.

"Selama 2 hari tersebut ada peningkatan kendaraan dibanding periode (arus mudik, Red) tahun lalu. Tepatnya pada 28 Maret dan 29 Maret 2025," ujar Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Malang Anis Januar

Anis menyebut mobilitas masyarakat selama libur Lebaran diperkirakan berlangsung dari 11 Maret sampai 29 Maret mendatang. Namun hari-hari sebelum Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri, diperkirakan jumlah kendaraan memang mencapai titik tertinggi.

Anis mengatakan, dari data yang ada, untuk kendaraan yang keluar Kota Malang tanggal 28 Maret H-3 Lebaran tahun lalu ada 260.146 kendaraan. Sementara tahun ini, yakni pada 17 Maret 2026 ini, tercatat ada 305.478 kendaraan.

Artinya dibanding arus mudik tahun sebelumnya, ada kenaikan jumlah kendaraan yang cukup signifikan.  "Jumlahnya sebanyak 45.332 kendaraan atau meningkat 17,4 persen," ungkap Anis.

Sementara untuk kendaraan yang masuk tanggal 29 Maret 2025 ada 236.774 kendaraan dan tanggal 18 Maret 2026 ada 290.592 kendaraan. "Ada peningkatan juga untuk kendaraan yang masuk sebanyak 53.818 kendaraan atau 22,7 persen," sambung pejabat eselon III B Pemkot Malang tersebut.

Anis melanjutkan, selama dua hari puncak arus mudik tahun 2026, ada 3 koridor yang terpantau paling padat. Pada 17 Maret, ada 98.879 kendaraan yang masuk ke Kota Malang melalui Jalan Kolonel Sugiono dan 49.280 kendaraan yang keluar dari Kota Malang melalui Jalan Laksda Adi Sucipto.

Selanjutnya tanggal 18 Maret, ada 125.386 kendaraan yang masuk ke Kota Malang dari Jalan Laksda Adi Sucipto. Pada waktu yang sama, ada 75.271 kendaraan yang keluar dari Kota Malang lewat Jalan Mayjend Sungkono. "Dari 3 koridor, yang terpantau volume kendaraannya paling tinggi tetap Jalan Ahmad Yani," tegas Anis.

Untuk mencegah kepadatan lalu lintas, pihaknya rutin melakukan patroli di seluruh koridor jalan. Baik koridor dengan volume kendaraan yang tinggi maupun koridor-koridor jalan lainnya. Sebagai contoh di Jalan Ahmad Yani, sekitar Alun-Alun Merdeka, Jalan Kawi, Jalan Veteran, dan banyak lainnya.

Pihaknya juga berkoordinasi dengan kepolisian dan lintas sektor terkait. Jika terpantau kepadatan dari Area Traffic Control System (ATCS) atau kamera pemantau lainnya, ada personel yang meluncur ke koridor jalan untuk mengurai kepadatan. (mel)

Editor : A. Nugroho
#Kemacetan #arus mudik #lebaran #Kota Malang #dishub