Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Dishub Kota Malang Siapkan Skema Antisipasi Overload Parkir Kajoetangan, Simak Sebaran Titik Alternatifnya

Andika Satria Perdana • Rabu, 25 Maret 2026 | 12:35 WIB

SIAPKAN KANTONG CADANGAN: Kantong parkir di Kajoetangan Heritage bisa menampung 800 sepeda motor dan 35 mobil. (Darmono/Radar Malang)

SIAPKAN KANTONG CADANGAN: Kantong parkir di Kajoetangan Heritage bisa menampung 800 sepeda motor dan 35 mobil. (Darmono/Radar Malang)

MALANG KOTA, RADAR MALANG - Kapasitas parkir bertingkat di Kajoetangan Heritage dianggap masih kurang. Khususnya ketika kunjungan sedang tinggi-tingginya. Kapasitas tempat parkir itu hanya bisa muat 800 sepeda motor dan 35 mobil.

Padahal, kunjungan ke Kajoetangan Heritage saat libur Hari Raya Idul Fitri diprediksi meningkat hingga ribuan pengunjung tiap hari. Untuk menyiasati itu, sudah disusun skema kantong parkir cadangan. 

Aplikasinya, bila parkir bertingkat penuh, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang bakal memanfaatkan kantong-kantong parkir yg ada di sekitar Kajoetangan. Seperti parkir yang ada di pertokoan Kajoetangan dan parkir di ruko Majapahit. 

Baca Juga: Jelang Lebaran, Pemkot Malang Waspadai Parkir Liar di Tiga Titik

Kalau kantong parkir tetap penuh, terpaksa bakal dialihkan ke parkir Alun-Alun Merdeka, parkir Mal Ramayana, dan parkir Mini Block Office.

”Kalau untuk sepeda motor sepertinya tidak terlalu overload, yang perlu dikhawatirkan lahan parkir untuk mobil,” ujar Kepala Dishub Kota Malang Widjaja Saleh Putra. 

Pihaknya sudah berkoordinasi dengan juru parkir (jukir) dan pengelola tempat parkir terkait untuk menampung lonjakan kendaraan. Selain itu, sudah ada empat jukir yang disiagakan mengatur titik parkir di selasar Kajoetangan.

”Ke depan memang bangunan parkir itu bakal kami tambah lantai. Jadi mobil saat ini masih diperbolehkan parkir di sebelah kiri juga,” lanjut Jaya. Namun, pembersihan kendaraan yang parkir di selasar Kajoetangan itu butuh waktu melihat dari ketersediaan anggaran juga.

 Baca Juga: Resmi! Bagi Hasil Parkir Malang Kini Lebih Fleksibel, Pemkot Segera Rumuskan Perwali

Sebab, pihaknya tidak bisa membersihkan sepenuhnya kendaraan yang parkir di jalan tanpa menyediakan solusi tempatnya. Selain itu, saat ini dishub juga fokus pemasangan e-parkir di tiga titik parkir bertingkat Kajoetangan.

Program itu menghabiskan anggaran sekitar Rp 500 juta untuk satu paket dengan tiga e-parking yang langsung terintegrasi. Kemungkinan besar pemasangannya dilakukan pada akhir tahun karena harus menunggu Perubahan Anggaran Keuangan (PAK).

Di tempat lain, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kajoetangan Heritage Mila Kurniawati menuturkan, kunjungan di kawasan Kajoetangan diperkirakan meningkat drastis. Sebab, masyarakat banyak yang mudik dan wisatawan luar kota juga diprediksi banyak berkunjung. ”Kemungkinan besar peningkatannya seperti saat Nataru. Kunjungan harian sampai empat ribu belum termasuk pengunjung yang di selasar saja,” pungkasnya. (aff/by)

Editor : Aditya Novrian
#BERITA RADAR MALANG HARI INI #Parkir #malang hari ini #kajoetangan #Kota Malang