MALANG KOTA, RADAR MALANG - Mulai 31 Maret mendatang, paket makan bergizi gratis (MBG) bakal disalurkan kembali ke sekolah-sekolah. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang Slamet Husnan Hariadi mengatakan, informasi terkait jadwal penyaluran MBG itu didapat dari Korwil SPPG se-Kota Malang.
Terkait menu, Slamet menyebut bakal tetap sama. Yakni menu basah untuk pelajar. Juga menu-menu yang disalurkan kepada penerima manfaat lain. Meliputi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Slamet juga mendapat informasi bahwa pihak korwil akan melakukan evaluasi. Terutama terkait penyaluran menu kurang layak yang marak dilaporkan selama Ramadan. ”Namun (evaluasi) itu sebagai persiapan tahun depan,” imbuh dia.
Di tempat lain, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang Suwarjana menyebut, pihaknya akan segera mengumpulkan seluruh SPPG. ”Sebelum penyaluran kembali, akan kami kumpulkan untuk evaluasi,” tegas dia.
Dia menambahkan, sejauh ini pihaknya juga belum menerima laporan keracunan. Hanya ada menu-menu yang kondisinya kurang sesuai. Dia pun berharap ada iktikad dari SPPG untuk berbenah.
Di tempat lain, Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang drg Muhammad Zamroni menjelaskan, pihaknya sudah meminta pengawasan secara rutin. Pengawasan rutin dilakukan melalui para tenaga sanitarian lingkungan (TSL) di 16 Puskesmas.
Terkait adanya SPPG yang menyajikan MBG kurang layak beberapa waktu lalu, Zamroni mengungkapkan bahwa selain pengawasan rutin, kewenangan dinkes sebatas memberi rekomendasi sertifikat laik higiene sanitasi (SLHS). Diawali dari pelatihan penjamah makanan dan inspeksi kesehatan lingkungan (IKL).
Selanjutnya baru penerbitan SLHS melalui dinas perizinan. ”Sertifikatnya berlaku 5 tahun. Jika ada laporan menu yang tidak layak bisa dilaporkan lewat satgas MBG Kota Malang sesuai SK wali kota,” pungkas Zamroni. (mel/by)
Editor : Bayu Mulya Putra