MALANG KOTA - Jumlah sampah selama libur Lebaran mengalami penurunan. Pengurangan mencapai 100 ton per hari. Penurunan volume disebabkan banyaknya mahasiswa yang mudik.
Plh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Gamaliel Raymond Hatigoran menyampaikan, ratarata volume sampah di Kota Malang mencapai 600 ton per hari. Kini berkurang menjadi 500 ton.
”Volume sampah berkurang karena hampir 50 persen mahasiswa mudik. Kondisi itu cukup mengurangi volume sampah secara signifikan,” terangnya. Meskipun secara total volume sampah menurun. DLH memantau ada beberapa titik yang justru mengalami kenaikan.
Pusat perbelanjaan, tempat ibadah, dan di sekitar Kajoetangan Heritage misalnya. Hal ini karena aktivitas di titik tersebut mengalami
peningkatan dibandingkan hari biasa. ”Kalau TPS dekat kampus produksi sampahnya menurun,” ungkap Raymond.
Baca Juga: Penjualan Tiket Persik Kediri Tak Pernah Tembus 5 Ribu Lembar, Stadion Brawijaya Selalu Sepi
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, DLH melakukan penambahan personel. Seperti pada Salat Idul Fitri dan kegiatan besar lainnya. ”Masjid Jami kami tambah 30 personel dan 2 dump truck. Terus di Masjid Sabilillah kami tambah 20 personel,” jelasnya.
Dengan tambahan personel, proses pembersihan area menjadi lebih cepat. DLH menargetkan area harus bersih maksimal tiga jam setelah agenda besar.
Untuk produksi sampah di Alun-Alun Merdeka, terpantau belum ada peningkatan signifikan. DLH juga belum menambah personel di titik tersebut. Pengambilan sampah masih seperti hari biasa. ”Di Alun-Alun Merdeka ada 15 personel dibagi tiga shift. Jadi masih normal,” tandas dia.
Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Malang Dito Arief Nurakhmadi meminta penanganan sampah menjadi perhatian serius meskipun produksi menurun. Dia menegaskan, dengan meningkatnya kunjungan wisatawan saat libur Lebaran, jangan sampai-sampah menjadi hal yang mengganggu.
”Meskipun libur Lebaran jadwal pengangkutan kami harapkan masih sesuai hari biasa. Jangan ada yang terlambat sampai mengganggu warga yang datang ke Kota Malang,” tutur Dito. (adk/gp)
Baca Juga: Mencuat Rumor Persik Kediri Pindah Homebase, Begini Tanggapan Tegas Manajemen
Disunting ulang oleh Marsha Nathaniela
Editor : A. Nugroho