Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Truk Pakan Ternak Terguling, Hantam Bus dan Mobil

Nahdiatul Affandiah • Sabtu, 4 April 2026 | 12:17 WIB
SEMPAT BIKIN MACET: Polisi ikut membantu memindahkan muatan pakan ternak dari truk yang terguling di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Blimbing, kemarin pagi (3/4). (SATLANTAS POLRESTA MAKOTA FOR RADAR MALANG)
SEMPAT BIKIN MACET: Polisi ikut membantu memindahkan muatan pakan ternak dari truk yang terguling di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Blimbing, kemarin pagi (3/4). (SATLANTAS POLRESTA MAKOTA FOR RADAR MALANG)

MALANG KOTA, RADAR MALANG - Truk Isuzu Elf bermuatan pakan ternak terguling di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Blimbing, kemarin pagi (3/4). Sang pengemudi, Bahas Tri Susanto, 21, warga Desa Plaosan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang diduga mengantuk sebelum kehilangan kendali. 

Akibatnya, truk menerjang median jalan lalu menabrak bus dan mobil dari arah berlawanan. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 05.45 pagi. Saat itu kondisi lalu lintas tidak terlalu padat. Truk yang memuat pakan ternak dari Sidoarjo itu melintas dari arah utara. 

Sesampainya di TKP, sopir truk diduga mengalami microsleep dan melaju ke arah kanan hingga menabrak median jalan. Sementara itu dari arah berlawanan melaju bus Bagong dengan nopol N 7319 UI yang dikendarai Kartolo, 50, warga Kecamatan Karangpilang, Kota Surabaya. 

Baca Juga: Lagi, Mobil Laka Tunggal Hantam Median Jalan Veteran pada Rabu Dini Hari

Lalu di belakangnya juga melintas mobil Panther dengan nopol N 1595 GX yang dikendarai Suhartono, 54, warga Desa Palaan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang. ”Karena jarak terlalu dekat, kecelakaan sudah tidak bisa dihindari lagi dan ketiganya mengalami benturan,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota Iptu Eko Prasetyo.

Truk langsung kehilangan keseimbangan setelah menabrak dua kendaraan dan terguling di tengah jalan. Pakan ternak yang dimuat sopir truk saat itu berbobot 8 ton. Semua langsung berceceran di jalan dan menyebabkan arus lalu lintas macet. Sementara itu, dari laporan yang dihimpun Jawa Pos Radar Malang, bus Bagong berhasil banting setir ke kiri sehingga benturan tak terlalu keras. Bagian bus mengalami pecah kaca di bagian depan. 

Begitu juga dengan mobil Panther yang mengalami ringsek di bagian samping dan depan setelah berusaha menghindar. Saat ini truk diderek ke Unit Laka Polresta Malang Kota karena kerusakannya cukup parah. 

Baca Juga: Jumlah Laka saat Ops Ketupat Semeru 2026 di Kota Malang Meningkat

”Melihat dari ringsek dan kaca pecah ketiga kendaraan itu, diperkirakan kerugian mencapai Rp 20 juta,” lanjut Eko. Satlantas Polresta Malang Kota masih meminta keterangan dari sopir truk tersebut. Sebab ada indikasi kelalaian saat berkendara. Kemungkinan besar seluruh kerugian bakal ditanggung sopir truk tersebut.

Evakuasi membutuhkan waktu satu jam lebih karena pakan yang berceceran harus dipindah ke truk lain. Polisi menerapkan contraflow dengan memanfaatkan sebagian lajur berlawanan untuk digunakan kendaraan dari arah utara. 

Kerusakan yang cukup parah menyebabkan truk harus diderek dan terpantau lalu lintas kembali normal sekitar pukul 08.00. (aff/by)

Editor : A. Nugroho
#satlantas polresta malang kota #malang #laka #tkp