MALANG KOTA – Alun-Alun Merdeka dikepung asap rokok. Itu karena banyak pengunjung yang merokok sembarangan, sehingga membahayakan anak-anak. Padahal di area tersebut sudah tertera tanda larangan merokok. Utamanya area yang banyak digunakan untuk bermain anak.
Untuk diketahui, Pemkot Malang telah menyediakan area khusus merokok di Alun-Alun Merdeka. Titik tersebut berada di pojok sisi selatan, timur, barat dan utara. Namun realitanya masih banyak pengunjung yang merokok di area playground.
Informasi yang dihimpun, biasanya perokok di area playground juga ikut mengantarkan anaknya bermain.
"Sudah ada tanda larangan tetapi (perokok) sepertinya tidak bisa membaca. Jadi tetap merokok meskipun banyak anak kecil," keluh Fitri Rahayu, salah satu pengunjung alun-alun yang mengantarkan anaknya bermain.
Dia menyesalkan masih banyak pengunjung merokok di area yang banyak anak-anak. Meski mengeluh, Fitri mengaku tidak bisa menegur lantaran pengunjung. Oleh karena itu, dia berharap pemkot menurunkan petugas untuk menegur perokok di area Alun-Alun Merdeka.
"Seharusnya ada petugas yang ditempatkan di playground dan area yang lebih ramai. Kadang selain merokok, ada yang buang sampah sembarangan," tutur Fitri.
Terkait hal tersebut, anggota Komisi C DPRD Kota Malang Arief Wahyudi meminta ada tindakan tegas dari Pemkot Malang. Pengawasan harus dilakukan secara intensif untuk keamanan masyarakat.
"Mungkin perokok juga tidak mengetahui ada kawasan khusus. Sehingga itu menjadi tugas dari pemkot mengingatkan mereka,” kata dia.
Arief menambahkan, jika diperlukan, pihaknya mendukung ada aturan khusus tentang larangan merokok di alun-alun. Bisa melalui surat edaran atau peraturan wali kota.
"Sebelum itu, fasilitas untuk khusus merokok harus dipenuhi," tandasnya. (adk/dan)
Editor : Mahmudan