Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Warga Malang Rela Antre Dua Jam demi Dapat Bantuan

Nabila Amelia • Rabu, 8 April 2026 | 11:30 WIB
NTUSIASME: Warga yang sudah antre berjam-jam di Kantor Kelurahan Kiduldalem, Kecamatan Klojen akhirnya pulang membawa beras dan minyak goreng kemarin (7/4).
NTUSIASME: Warga yang sudah antre berjam-jam di Kantor Kelurahan Kiduldalem, Kecamatan Klojen akhirnya pulang membawa beras dan minyak goreng kemarin (7/4).

 

 

MALANG KOTA – Warga antusiasme menyambut penyaluran bantuan sosial (bansos) pangan. Mereka rela antre berjam-jam demi mendapatkan bantuan. Kondisi tersebut terlihat dalam penyaluran bansos pangan di Kecamatan Klojen kemarin (7/4). Di kecamatan tersebut terdapat 6.561 penerima manfaat. 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang Slamet Husnan Hariadi mengatakan, penyaluran bansos pangan sudah dimulai sejak sebelum Hari Raya Idul Fitri. Untuk penyaluran bansos pangan di Kecamatan Blimbing terdapat 12.225 penerima manfaat. Kemudian kedungkandang tercatat 14.313 penerima. Lowokwaru 9.466 penerima manfaat, dan Sukun sekitar 15.150 penerima manfaat.

 "Jika ditotal se-Kota Malang ada 57.715 penerima manfaat,” sebut Slamet.

Dia melanjutkan, bansos didistribusikan oleh Badan Urusan Logistik (Bulog) Malang yang mendapat tugas dari Badan Pangan Nasional. Sementara pihaknya bertugas untuk memastikan kualitas bansos pangan bagus.

”Untuk jatah, setiap orang mendapatkan 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng. Namun karena jatahnya untuk Februari sampai Maret, jadi totalnya 20 kilogram beras dan 4 liter minyak,” sambung dia.

Salah satu kelurahan di Kecamatan Klojen yang kemarin menerima bansos adalah Kelurahan Kiduldalem. Lurah Kiduldalem Ahmad Rofiq menyampaikan, ini menjadi lanjutan penyaluran bansos pangan yang sudah dilaksanakan sebelumnya.

"Khusus untuk Kecamatan Klojen disalurkan pada Selasa (6/4). Di antaranya yang ada di Kelurahan Kiduldalem, ada 504 penerima manfaat," tutur Rofiq.

Ratusan penerima manfaat itu berasal dari 8 RW. Agar penyaluran bansos berjalan lancar, pihaknya dibantu oleh puskesos dan linmas. Dia meminta penyaluran dilakukan semaksimal mungkin tanpa menyebabkan kemacetan.

Supartini, salah seorang warga dari RT 5 RW 6 Kelurahan Kiduldalem mengungkapkan, dia antusiasme karena mendapat bansos untuk yang pertama kalinya. Ini membantu perekonomian keluarga. Mengingat harga bahan pokok juga sedang tinggi.

”Meskipun harus antre dua jam, dari pukul 9 sampai pukul 11.00,” ucap Supartini.

Dia datang ke Kantor Kelurahan Kiduldalem dengan berjalan kaki dari rumahnya di kawasan Embong Brantas. Namun dia mengaku bersyukur karena harga minyak goreng sudah di angka Rp 45 ribu, sementara biasanya Rp 39 ribu.(mel/dan)

Editor : Mahmudan
#Bansos #malang hari ini #Pemkot Malang