MALANG KOTA-RADAR MALANG - Perang di kawasan Timur Tengah mulai berdampak pada sektor perdagangan di Kota Malang. Harga plastik di tingkat grosir mengalami lonjakan drastis. Bahkan mencapai dua kali lipat dari harga normal.
Salah satunya terjadi di Grosir Plastik Eka, di Jalan Muharto, Kota Malang. Pengelola Grosir Plastik Eka Muhammad Umam mengungkapkan, kenaikan harga dipicu melambungnya harga bahan baku plastik. Karena mengikuti pergerakan harga minyak mentah dunia.
”Bahan baku plastik itu tergantung harga minyak dunia dan dolar. Kenaikan karena perang itu,” ujarnya. Umam menyebut, kenaikan harga plastik di toko grosirnya rata-rata berada di angka 50 persen. Namun ada jenis tertentu naik hingga 100 persen.
Umam mencontohkan, untuk plastik bening jenis kantong kresek, sebelumnya Rp30 ribu per kilogram naik jadi Rp 55 ribu per kilogram. Selain kantong bening, kemasan plastik jenis thinwall 500ml juga mengalami kenaikan.
Dari sebelumnya hanya Rp 25 ribu per slop (isi 25 pcs) kini menjadi Rp 52 ribu per slop. Kenaikan tajam ini baru pertama kali dirasakan selama berjualan plastik. ”Tidak pernah naik segini banyak. Kenaikan ini bukan ditentukan oleh toko, tapi langsung dari pabrik karena bahan bakunya memang mahal,” ungkapnya.
Kondisi ini praktis memicu keluhan dari masyarakat, khususnya para pedagang kecil yang bergantung pada kemasan plastik. Banyak pembeli yang terpaksa membatalkan pesanan setelah mengetahui harga terbaru.
”Penjual bingung, pembeli juga bingung. Pabrik pun sama, karena sistemnya sekarang harus bayar tunai (cash),” terangnya. Menurutnya, kalau tidak ada uang muka, barang tidak bisa diproduksi.
Dampak dari kenaikan harga itu membuat omzet penjualan di Grosir Plastik Eka diakui mengalami penurunan signifikan. Umam berharap, adanya intervensi dari pemerintah untuk menekan harga supaya tidak terlalu membebani rakyat kecil. ”Harapannya harga bisa turun. Kalaupun naik, jangan terlalu signifikan seperti sekarang. Masyarakat daya belinya juga sepertinya turun,” pungkasnya. (adk/gp)
Editor : Galih R Prasetyo