MALANG KOTA, RADAR MALANG - Aksi balap liar kembali meresahkan warga Kota Malang. Kamis dini hari (9/4), terpantau sejumlah pemuda melakukan aksi ilegal itu di Jalan Bandung Kecamatan Klojen dan Jalan Veteran, Kecamatan Lowokwaru. Mereka terpantau beraksi mulai pukul 00.55 sebelum dibubarkan pihak kepolisian.
Kisaran pukul 01.00, anggota Satlantas Polresta Malang Kota datang ke lokasi kejadian. Seluruh oknum yang melakukan balap liar langsung melarikan diri. Saat itu, prioritas polisi melakukan tindakan preventif tanpa penangkapan.
”Bulan ini kami fokuskan tindakan pencegahan dan edukasi kepada masyarakat,” ujar Kasatlantas Polresta Malang Kota AKP Rio Angga Prasetyo. Untuk sementara, pihaknya melakukan tindakan preventif dengan fokus menyebarkan anggota tiap malam mulai pukul 22.00 sampai dini hari. Untuk itu fokus operasi adalah pembubaran balap liar, bukan penangkapan para pelaku.
Menurutnya, ada beberapa titik-titik yang rawan digunakan balap liar. Seperti Jalan Ciliwung dan Jalan Letjen Sutoyo. Penertiban balap liar itu tidak hanya dilakukan permanen di satu titik, melainkan petugas akan keliling ke titik-titik rawan.
Rio menjabarkan, modus yang digunakan pelaku balap liar dulu dan sekarang sudah berbeda. Dulu pembalap liar berkumpul dan menentukan titik lokasi balapan di satu titik. Namun saat ini mereka kerap berpindah-pindah dalam sesi balapan dari satu lokasi ke lokasi lainnya.
”Tindakan preventif saat ini merupakan awal penertiban saja, kalau ada pembalap liar yang bandel dan melampaui batas, polisi akan bertindak tegas,” lanjut Rio. Bentuk tindakannya bisa melalui penahanan hingga penyitaan kendaraan dan denda. Serta pemanggilan orang tua apabila pembalap liar masih di bawah umur.
Berdasar pantauan wartawan koran ini, intensitas balap liar di jalanan Kota Malang sempat mereda saat Lebaran. Saat ini, balap liar sering terjadi di jalan dengan aspal mulus seperti Jalan Soekarno Hatta, Jalan Veteran, hingga Jalan Bandung. (aff/gp)
Editor : A. NugrohoSumber : Radar Malang